ADHI mencatatkan nilai kontrak baru sebesar 3,8 triliun rupiah selama 7M25 (-68% YoY), hanya setara sekitar 14–15% target 2025 (vs. 7M24: 60% realisasi 2024).
Sementara itu, PTPP membukukan kontrak baru senilai 11,8 triliun rupiah selama 7M25 (-10% YoY), setara 41% target 2025 (vs. 7M24: 48% realisasi 2024).
Dari aspek kinerja keuangan, laba bersih PTPP dan ADHI masing–masing turun -56% YoY dan -45% YoY selama 1H25.
Sebaliknya, laba bersih TOTL selama 1H25 tumbuh +55% YoY seiring pertumbuhan kontrak baru yang kuat pada 2024 di level +21% YoY.
Disclaimer : Artikel ini hanya bersifat informasi. Bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab kami melainkan tanggung jawab masing-masing investor
(*)
Artikel Terkait
Terjadi Volatilitas Harga Saham CENT ! Apakah Ada Aksi Korporasi ? Manajemen PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk Beri Penjelasan Surat BEI
Kinerja Seskab Teddy Indra Wijaya Dipuji, Pengamat Politik Nilai Paling Paham Arah Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
Hendak Tekan Harga Properti, Wamen PKP Fahri Hamzah Usul Subsidi Tanah Gantikan Subsidi Perumahan. Maksudnya ?
Viral Foto Wamenaker Immanuel Ebenezer Dipasang Banyak Alat Medis ! KPK Ungkap Kondisi Kesehatan Noel Ebenezer Terkini
Jembatan Timbang Segera Dihapus Kemenhub, Siapkan Teknologi Ini untuk Pantau Truk ODOL
Presiden Prabowo Subianto Siapkan Rp1.376 Triliun untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Tahun 2026 Mendatang, Apa Saja ?
Respon Keresahan Pelaku Usaha, Kemenperin Menangani 10 Laporan Aduan Gangguan Suplai Gas HGBT dari Industri
Audit Ulang Bailout dan Penjualan 51 Persen Saham BCA ke Negara Bukan Ide Sesat ! Pengamat Pasar Modal Fauzan Luthsa : Uji Ulang Akuntabilitas Negara
Ketahui 4 Papan Pencatatan Bursa Saham BEI Sebelum Investasi ! Apa itu Papan Utama, Papan Ekonomi Baru, Papan Pengembangan dan Papan Akselerasi ?
Terbaru ! Daftar 12 Sektor Industri Utama Saham BEI Sesuai IDX Industrial Classification (IDX-IC)