Dari aspek regulasi, penerbitan instrumen ini memegang payung hukum Peraturan OJK (POJK) Nomor 2 Tahun 2026.
Menindaklanjuti aturan tersebut, BEI menyesuaikan Peraturan Bursa Nomor I-C, Peraturan Nomor II-C, serta Peraturan Nomor III-L terkait perdagangan dan Dealer Partisipan ETF Emas.
Selain itu, aspek syariah produk ini telah mengantongi Fatwa DSN-MUI No. 163/DSN-MUI/VIII/2025.
Guna memacu pertumbuhan produk pada masa awal peluncuran, BEI memberikan keringanan berupa pembebasan biaya pencatatan awal (initial listing fee) hingga 31 Desember 2026 melalui Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00098/BEI/06-2026.
Lewat terobosan ini, BEI optimistis dapat memperdalam struktur pasar modal, menambah variasi produk investasi, memperluas jumlah investor, serta memperkuat ekosistem bullion nasional secara terintegrasi.
(Prabu Warah)
Artikel Terkait
Investasi Saham Blue Chip vs Growth Stock untuk Pemula: Mana Lebih Ideal? Kenali Karakteristik Utama, Perbandingan Langsung Hingga Strategi Kombinasi
MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026 Umumkan Daftar Pemenang ! Bakal Wakili Indonesia ke Kompetisi Tingkat Regional di Asia Tenggara
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% di Q2 2026, Pemerintah Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun demi Jaga Momentum, Qodari Beberkan Intervensi Kebijakan
Layanan Haji 2026 Dipuji Jemaah, BPS Catat Indeks Kepuasan Tembus Kategori Sangat Memuaskan, Bakom RI: Komitmen Transformasi Terus Berlanjut
Kemenbud Pulangkan Lima Artefak Papua dari AS, Hasil Repatriasi Artefak Bakal Dipajang di Museum Nasional, Begini Kata Fadli Zon
Stabilitas Keamanan Nasional Mantap Jelang HUT ke-81 RI, Bakom RI Minta Masyarakat Bijak Bermedsos, Qodari: Waspadai Disinformasi di Ruang Digital
Kinerja dan Popularitas Mentereng, Seskab Teddy Indra Wijaya Masuk 3 Besar Pejabat Berkinerja Terbaik versi Hasil Survei IPO
Sinergi Jatim-Kalbar: Strategi Khofifah dan Dekranasda Bawa Produk Lokal Naik Kelas, Dorong Kolaborasi UMKM
Misi Dagang Kalbar-Jatim 2026: Dorong Hilirisasi Komoditas dan Buka Peluang Pelaku Usaha, Jalin Kemitraan Strategis
Hasil RUPSLB BEI 2026: Perubahan Susunan Komisaris, Nama Sekuritas, hingga Persiapan Demutualisasi ! Alex Widi Kristiono Jadi Komisaris