investasi

PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) Beri Penjelasan Terkait Penyebab Kenaikan Liabilitas Jangka Panjang Hingga Penurunan Laba Bersih dan Penjualan

Kamis, 25 September 2025 | 21:17 WIB
Kabar Saham Hari Ini : PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) Beri Penjelasan Terkait Penyebab Kenaikan Liabilitas Jangka Panjang Hingga Penurunan Laba Bersih dan Penjualan (Tim Produksi Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - Manajemen PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) mengungkap penyebab peningkatan signifikan pada Liabilitas Jangka Panjang Perseroan sebesar 131,38%.

Peningkatan itu disebut sebagai bagian dari proses penyesuaian dan koreksi pada saat penyusunan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024.

Pada Laporan Keuangan Interim per Juni 2024, Liabilitas Jangka Panjang tercatat sebesar Rp966.982.468 (Rp966,9 juta).

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : Setelah Ekspor Perdana ke Amerika Serikat, Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) Dapat Fasilitas KITE dari Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

Namun, dalam Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024, nilai tersebut mengalami penyesuaian menjadi Rp2.463.618.020 (Rp2,46 Miliar).

"Koreksi tersebut merupakan hasil dari proses audit yang mencerminkan pencatatan kewajiban jangka panjang secara lebih akurat dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku," ungkap Direktur Utama PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) Sunarto dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Kalimantansatu.com, Kamis (25/9/2025) malam WIB.

Selanjutnya, berdasarkan Laporan Keuangan Interim per Juni 2025, Liabilitas Jangka Panjang tercatat sebesar Rp 2.237.362.080, menunjukkan adanya penurunan sekitar 9,18% dibandingkan posisi per akhir tahun 2024.

Apa Latar belakang penurunan penjualan KJEN sebesar 48,46% ?

Lanjut Sunarto, penurunan penjualan Perseroan sebesar 48,46% merupakan dampak dari kombinasi beberapa faktor eksternal dan internal yang memengaruhi kinerja operasional sepanjang periode pelaporan.

Baca Juga: Pendirian PT MSIG Syariah Life Insurance Indonesia Disetujui RUPSLB MSIG Life Insurance Indonesia (LIFE), Cek Susunan Direksi dan Dewan Komisarisnya

Ia memaparkan faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan tersebut antara lain:

a. Kondisi Ekonomi dan Pasar yang Lesu

Penurunan volume distribusi dari principal menjadi indikator utama, di mana beberapa outlet/gerai milik principal mengalami penutupan. Hal ini berdampak langsung pada penurunan permintaan layanan distribusi Perseroan.

b. Efisiensi Cakupan Wilayah Operasional

Perseroan melakukan evaluasi terhadap area-area tertentu yang menunjukkan ketidakseimbangan antara potensi pendapatan dan biaya operasional.

Halaman:

Tags

Terkini