Sebagai bagian dari strategi efisiensi, kerja sama di wilayah-wilayah tersebut tidak dilanjutkan.
c. Penyesuaian Tarif oleh Pelanggan
Pelanggan melakukan efisiensi tarif pengiriman hingga 40%, yang berdampak signifikan terhadap margin operasional Perseroan.
Penurunan tarif ini turut memengaruhi kesejahteraan kurir/driver di lapangan dan menyebabkan kesulitan untuk mendapatkan kurir/driver baru yang berujung pada penurunan volume pengiriman.
d. Risiko Barang dan Beban Penggantian
Penerapan kebijakan penggantian atas barang rusak atau hilang menyebabkan tekanan tambahan terhadap pendapatan.
Solusi melalui asuransi belum sepenuhnya efektif, dan dalam beberapa kasus justru membuat harga pengiriman menjadi kurang kompetitif.
Oleh karena itu, beberapa proyek adhoc yang sebelumnya dijalankan tidak dapat dilanjutkan karena risiko biaya yang tidak sehat.
Apa latar belakang penurunan signifikan pada laba bersih KJEN sebesar 75,1% ?
Sunarto menjelaskan, penurunan laba bersih cenderung diakibatkan oleh penurunan pendapatan pada periode tersebut.
"Pada Juni 2024, penjualan diangka Rp 3,7 miliar dan laba bersih Rp 629 juta atau 16,83% dari nilai penjualan. Sementara pada Juni 2025, penjualan diangka Rp 1,9 miliar dan laba bersih di Rp 157 juta atau 8,14%," jelasnya.
Di sisi lain, terdapat fixed cost yang sudah optimal sehingga penurunan penjualan akan sangat berdampak pada nilai laba bersih.
"Saat ini telah berfokus pada pemulihan volume penjualan, penguatan distribusi, dan efisiensi operasional yang berkelanjutan," tegas Sunarto.
Terkait target pertumbuhan volume penjualan dibandingkan periode sebelumnya, Sunarto bilang, hingga saat ini pertumbuhan volume penjualan belum memuaskan, namun demikian jika dalam Q4 2025 project-project yang saat ini sudah disepakati jalan maka pada akhir 2025 volume penjualan bisa tumbuh di 5%-10% dari periode sebelumnya.
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : Komisaris Utama PT Damai Sejahtera Abadi Tbk Pudji Harianto Beli Saham UFOE, Jumlah Kepemilikannya Bertambah Jadi Segini
Terpantau Dua Kali Transaksi ! Pengendali Era Mandiri Cemerlang Jual Saham IKAN Sebanyak 20 Juta Lembar, Segini Duit yang Dikantongi dan Sisa Sahamnya
Pendirian PT MSIG Syariah Life Insurance Indonesia Disetujui RUPSLB MSIG Life Insurance Indonesia (LIFE), Cek Susunan Direksi dan Dewan Komisarisnya
Kabar Saham Hari Ini : Kenapa Anak Usaha Diamond Food Indonesia (DMND) Digugat PKPU ? Begini Penjelasan Manajemen dan Langkah yang Diambil
Ketergantungan Bukit Asam (PTBA) Terhadap Batu Bara di Tengah Tren Energi Hijau, Apakah Klaim Berhasil Tekan Emisi Karbon Hanya Manis di Bibir Saja ?
Jaringan Sindikat Pembobolan Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar Terbongkar ! 9 Tersangka Ditangkap, Bagaimana Modusnya ?
RUPTL 2025–2034 Hijau PLN : Rencana Ambisius yang Masih Terganjal Batu Bara, Akankah Hanya Menjadi Angka di Atas Kertas ?
Kabar Saham Hari Ini : Setelah Ekspor Perdana ke Amerika Serikat, Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) Dapat Fasilitas KITE dari Ditjen Bea Cukai Kemenkeu
Muncul KLB Keracunan MBG, BGN Bentuk Tim Investigasi, Tutup Dapur SPPG Bermasalah Hingga Perketat Verifikasi Selanjutnya
Pengamat Nilai Hasil Kebijakan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Terlihat, Soroti Tarif Cukai Rokok Berpengaruh pada Lapangan Kerja