investasi

Kabar Saham Hari Ini : Laba ANTAM Melonjak Signifikan 197% pada 9 Bulan Pertama Tahun 2025 (9M25) ! Cek Rincian Pencapaian Emas, Nikel dan Bauksit

Senin, 27 Oktober 2025 | 23:04 WIB
Potret gedung kantor pusat ANTAM. Kabar Saham Hari Ini : Laba ANTAM Melonjak Signifikan 197% pada 9 Bulan Pertama Tahun 2025 (9M25) ! Cek Rincian Pencapaian Emas, Nikel dan Bauksit (Kalimantansatu.com/Dok. ANTAM)

ANTAM mencatatkan perbaikan kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) yang tercermin dari penurunan skor risiko Sustainalytics dari kategori high risk ke medium risk, berdasarkan data dari Sustainalytics ESG Risk Rating Report.

Hal ini mencerminkan penguatan manajemen risiko, pengungkapan informasi yang lebih baik serta tata kelola Perusahaan yang semakin solid.

Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan, pada periode 9M25 ANTAM berpartisipasi dalam kegiatan penanaman mangrove di Kalimantan Barat, serta melaksanakan program pelestarian ekosistem mangrove di wilayah operasi melalui program rehabilitasi dan penanaman mangrove di kawasan pesisir operasi Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua Barat Daya.

Selain itu, komitmen keberlanjutan juga diwujudkan melalui implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan melalui Program Kolaborasi Urban Farming dan Giat Bersih dalam rangka Peringatan Hari Sungai Sedunia.

Baca Juga: Berita Saham Hari Ini : Wijaya Karya Pracetak Gedung Digugat PKPU oleh PT Jawara Nusantara Transport Rp1,25 M ! Apa Penyebab Asosias WEGE itu Digugat?

ANTAM terus memperkuat inisiatif keberlanjutan melalui berbagai program ESG yang strategis, seperti efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah, pemberdayaan masyarakat, penguatan tata kelola perusahaan yang baik, serta peningkatan keselamatan dan kesejah teraan karyawan.

ANTAM berkomitmen untuk menjaga momentum positif ini dengan terus memperkuat praktik ESG sesuai standar global pada seluruh aspek operasi Perusahaan.

Implementasi Strategi Hilirisasi Perusahaan

ANTAM berkomitmen memperkuat hilirisasi mineral nasional dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia, melalui berbagai proyek hilirisasi yang dikembangkan Perusahaan.

Pada komoditas emas, ANTAM terus memantapkan langkah untuk memulai proyek pengembangan fasilitas manufaktur logam mulia di Ja va Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur.

Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas emas yang dimiliki Perusahaan melalui peningkatan kapasitas produksi manufaktur emas Logam Mulia, sejalan dengan komitemen Perusahaan untuk memenuhi peningkatan permintaan pasar dan memperluas pengembangan pasar emas.

Sebagai kontinuitas penyediaan bahan baku dalam memperkuat rantai pasok emas, ANTAM dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) telah menandatangani kerja sama jual beli emas sebanyak 30 ton emas per tahun dengan kadar kemurnian 99.99% pada November 2024 lalu.

Selain itu, ANTAM juga sedang menjajaki peluang pembelian emas dari sumber lain yang ada di Indonesia dalam rangka penguatan rantai pasok bahan baku untuk penjualan emas dalam negeri.

Pada komoditas nikel, setelah dilakukan peresmian dimulainya pembangunan pabrik baterai terintegrasi di Karawang - Jawa Barat dan Halmahera Timur - Maluku Utara pada 29 Juni 2025, sepanjang triwulan 3 tahun 2025, ANTAM memastikan kesiapan menuju fase konstruksi sebagai milestone berikutnya dalam pengembangan ekosistem baterai nasional.

Sementara pada komoditas bauksit, ANTAM berkomitmen untuk mensukseskan hilirisasi melalui Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah.

Halaman:

Tags

Terkini