Selain itu, nilai ekuitas ANTAM pada 9M25 juga meningkat menjadi Rp35,20 triliun, tumbuh 16% dari nilai ekuitas pada 9M24 sebesar Rp30,38 triliun. Implementasi strategi operasional dan manajemen keuangan yang tepat mendukung capaian posisi arus kas bersih Perusahaan dari aktivitas operasi mencapai Rp4,06 triliun, meningkat signifikan 2.4 55% dari periode 9M24.
"Capaian ini menunjukkan efektivitas Perusahaan dalam menghasilkan arus kas positif dari kegiatan operasional utamanya," tandas Ardianto.
Kinerja Operasional yang Solid, Mendukung Pertumbuhan Berkelanjutan
Perusahaan secara konsisten menjalankan operational excellence management yang berfokus pada efisiensi dan inovasi, untuk mencapai pertumbuhan kinerja operasional.
Ditengah tantangan industri pertambangan dalam negeri, sepanjang 9M25 ANTAM mampu mencatatkan kinerja operasional yang optimal.
ANTAM mencatatkan pertumbuhan pendapatan dari penjualan komoditas (Penjualan) emas, nikel dan bauksit sebesar 67% menjadi Rp72,03 triliun pada 9M25 jika dibandingkan Penjualan pada periode 9M24 sebesar Rp43,20 triliun.
Penjualan domestik ANTAM pada 9M25berkontribusi sebesar Rp69,31 triliun atau setara 96% dari total Penjualan bersih ANTAM periode 9M25.
Pertumbuhan Penjualan domestik mencerminkan strategi Perusahaan yang konsisten dalam memperkuat pasar dalam negeri pada produk emas, bijih nikel, dan bijih bauksit.
Didorong permintaan domestik yang tetap solid, Penjualan emas ANTAM pada 9M25 tetap solid dengan tingkat harga dipengaruhi dinamika geoekonomi dan geopolitik global.
Sejalan dengan momentum tersebut, segmen emas berkontribusi sekitar 81% terhadap Penjualan ANTAM pada 9M25.
Penjualan emas pada 9M25 juga mengalami kenaikan sebesar 64% dengan nilai Rp58,67 triliun jika dibandingkan dengan Penjualan emas 9M24 senilai Rp35,70 triliun.
Efektivitas dalam strategi pemasaran, inovasi produk dan penguatan pangsa pasar di dalam negeri, memberikan berkontribusi pada peningkatan penjualan emas ANTAM pada 9M25 sebesar 20% atau mencapai 34.164 kg (1.098.398 troy oz.), jika dibandingkan capaian penjualan pada 9M24 sebesar 28.567 kg (918.450 troy oz.).
Sementara produksi emas dari tambang Perusahaan tercatat mencapai 590 kg (18.969 troy oz.).
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : Cek Area Eksplorasi ANTAM Sampai Dengan 30 September 2025 ! Dari Lokasi Jawa Barat Hingga Kalimantan Barat
Kabar Saham Hari Ini : Ahmad Mikail Madjid Diangkat Jadi Direktur Bank Permata, Cek Susunan Daftar Direksi BNLI Paling Terbaru
Kabar Saham Hari Ini : PT Ristra Laboratoris Indonesia Dapat Penyertaan Modal Rp20,3 Miliar dari Kino Indonesia (KINO), Cek Skemanya
Berita Saham Hari Ini : Puradelta Lestari (DMAS) Catatkan Marketing Sales Rp626,4 Miliar di Triwulan III 2025 ! Baru 35 Persen dari Total Target 2025
Kabar Saham Hari Ini : Dinilai Tepat, Ini Alasan Manajemen BATA Hapus Industri Alas Kaki untuk Keperluan Sehari-hari
Berita Saham Hari Ini : Wijaya Karya Pracetak Gedung Digugat PKPU oleh PT Jawara Nusantara Transport Rp1,25 M ! Apa Penyebab Asosias WEGE itu Digugat?
Kabar Saham Hari Ini : Chandra Asri Pacific (TPIA) Akan Akuisisi Jaringan SPBU Esso Milik ExxonMobil di Singapura, Begini Kata Erwin Ciputra
Kabar Saham Hari Ini : Dharma Satya Nusantara (DSNG) Catatkan Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Solid di Tengah Kondisi Fluktuasi Pasar, Ini Rinciannya
Kabar Saham Hari Ini : Perusahaan Cat Dekoratif Avia Avian (AVIA) Masuk Daftar Fortune Southeast Asia 500 2025, Jadi Pencapaian Kali Kedua
Kabar Saham Hari Ini : Terungkap Alasan TGUK Tambah Kegiatan Usaha Baru di Bidang Frozen Meat dan Food Processing ! Seberapa Menjanjikan ?
Berita Saham Hari Ini : Solusi Sinergi Digital (SURGE/WIFI) dan Huawei Kolaborasi Hadirkan Solusi 5G FWA untuk Proyek Internet Terjangkau di Indonesia