KALIMANTANSATU.COM - Perdagangan perdana pasar modal Indonesia tahun 2026 kembali dibuka pada Jumat (2/1/2026).
Hal ini setelah libur akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026 pada 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026.
Selama tahun 2025, pasar modal Indonesia bergerak dinamis dan menunjukkan tren positif seiring dengan perkembangan kondisi global maupun domestik.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 22,10% secara year-to-date pada level 8.644,26 pada Senin (29/12/2025).
Kemudian, sepanjang tahun 2025 data perdagangan mulai mengalami kenaikan dibandingkan akhir tahun lalu dengan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) berada pada posisi Rp18,06 triliun.
Data tersebut diikuti dengan volume transaksi harian sebesar 30,27 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi harian mencapai 1,78 juta kali transaksi.
Aktivitas perdagangan di sepanjang tahun 2025 juga mencatatkan beberapa rekor baru yang mencapai 24 kali all-time high.
Rekor itu diikuti dengan rekor kapitalisasi pasar tertinggi yang mencapai Rp16 ribu triliun.
Hingga 29 Desember 2025, perdagangan surat utang melalui Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) mencatatkan rata-rata volume transaksi harian sebesar Rp6,52 triliun.
Sementara itu untuk perdagangan produk nonsaham, nilai transaksi telah mencapai Rp7,65 triliun.
Sedangkan untuk unit karbon, telah tercatat sebanyak 2,89 juta ton CO2 ekuivalen unit karbon dari 9 proyek dengan nilai transaksi mencapai Rp30,12 miliar.