Sejarah Tangsi Belanda Melawi di Nanga Pinoh Kalimantan Barat ! Pernah Menjadi Rumah Penjara Pahlawan Nasional Raden Tumenggung Setia Pahlawan

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 17 November 2023 | 08:25 WIB
Tangsi Belanda Melawi di Nanga Pinoh Kalimantan Barat (BPCB Kaltim)
Tangsi Belanda Melawi di Nanga Pinoh Kalimantan Barat (BPCB Kaltim)

Gelar pahlawan nasional Raden Tumenggung Setia Pahlawan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 114/TK/Tahun 1999 tanggal 13 Oktober 1999.

Pada masa mempertahankan kemerdekaan dan setelah kemerdekaan, Tangsi Belanda berhasil direbut oleh Tentara Republik Indonesia dan menjadi markas bagi TNI pada masa Kodam VI/Mulawarman di bawah Korem 121/ABW (Alambhana Wanawai) yang berkedudukan di Sintang.

Menurut keterangan mantan tentara sampai sekarang masih tinggal di sebuah barak di Tangsi Belanda, kepemilikan dan pengelolaan oleh Korem 121/ABW sampai pertengahan tahun 1990-an. Kemudian kepemilikan dan pengelolaan selanjutnya diserahkan kepada Koramil Nanga Pinoh.

Pada masa pengelolaan oleh Koramil Nanga Pinoh ini, bangunan Tangsi Belanda banyak dimanfaatkan sebagai kantor, rumah penjara, rumah dinas perwira, hingga rumah dinas prajurit.

Selanjutnya saat Koramil Nanga Pinoh mendirikan bangunan baru untuk perluasan wilayah kemiliteran, bangunan Tangsi Belanda mulai benar-benar ditinggalkan dan hanya dimanfaatkan satu bangunan sebagai sebuah asrama tempat tinggal pensiunan TNI.

Baca Berita Borneo Kalimantan Lainnya di sini : Klik LINK Berikut Ini

Semoga bermanfaat ya, Sahabat Generasi Emas Kalimantan Satu.

(Prabu Warah)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: BPCB Kaltim Dirjen Kebudayaan Kemendikbud

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X