KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan membuka acara Gathering Nasional Teknisi Ponsel Indonesia - Pulau Kalimantan Tahun 2025 di Pontianak Convention Center (PCC), Sabtu (26/7/2025).
Gathering dihadiri oleh para teknisi ponsel dari berbagai daerah di Pulau Kalimantan.
Wakil Gubernur Krisantus menekankan pentingnya kemampuan memfilter informasi ditengah banjirnya media di tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi dan publikasi.
"Pemanfaatan teknologi harus bijak, diharapkan para teknisi ponsel mampu memberikan edukasi literasi digital kepada masyarakat, terutama dalam penggunaan ponsel," ujar Krisantus dalam sambutannya.
Ia mengingatkan, banyak aplikasi tidak bermanfaat seperti judi, pornografi, dan penipuan yang marak beredar.
Untuk itu, perlu pemahaman secara bijak dalam penggunaan ponsel sebagai media akses.
"Manfaatkan ponsel untuk bekerja dan menghasilkan uang, bukan sebaliknya," pesannya.
Peran Aktif
Krisantus berharap, para teknisi dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat, khususnya anak-anak yang kini sudah banyak memiliki ponsel.
Ia juga berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut.
"Mudah-mudahan kita memiliki tempat sentral ponsel di Kota Pontianak, yang nanti akan coba ditindaklanjuti, guna menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ekosistem teknologi," lanjutnya.
Artikel Terkait
Jelang Timnas Indonesia vs Thailand Semifinal Piala AFF U23 2025, Erick Thohir Sempatkan Telepon Jens Raven: Tolong Fokus, Jangan Terbuai 6 Gol
Disasar untuk Cewek Indonesia, Ketahui Kekurangan Yamaha Grand Filano
Nathalie Holscher Minta Maaf ke Erika Carlina Setelah Viral Video Konten Parodi Ibu Hamil Bareng DJ Panda
Vonis Tom Lembong Dinilai Keliru, Mahfud MD Nyatakan Keputusan Hakim Itu Salah
Angkong Jadi Ujung Tombak Satgas TMMD 125 Kodim 0825/Banyuwangi Angkut Material di Siliragung
Bos Forbes Terkesan Kepemimpinan Prabowo Subianto di RI, Puji Pemberantasan Korupsi dan Deregulasi
Helmy Yahya hingga Inul Soroti Kebijakan Pemerintah China ! Disebut Blokir Para Influencer yang Sebar Konten ‘Buruk’ di Medsos
Konflik Thailand vs Kamboja Memanas, Indonesia Serukan Penyelesaian Damai dan Awasi WNI di Daerah Terdampak
Seskab Teddy Indra Wijaya dan Menteri Imipas Bahas Transformasi Layanan Publik yang Transparan di Sektor Imigrasi dan Pemasyarakatan
Buka Gelar Anak Khatulistiwa 2025 di Taman Budaya Pontianak, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Jangka Panjang