KALIMANTANSATU.COM - Sedang ramai menuai sorotan warganet di Tanah Air terkait kebijakan pemerintah China yang disebut memblokir influencer yang tak punya 'sertifikat' dalam pembuatan konten.
Diketahui, pemblokiran terhadap para influencer di China itu untuk menjaga kualitas konten yang dikonsumsi negaranya di media sosial (medsos).
Host kenamaan di Indonesia, Helmy Yahya pun ikut menyoroti hal tersebut dengan membagikan ulang sebuah postingan lewat akun Instagram pribadinya @helmyyahya, pada Jumat, 25 Juli 2025.
"Dulu banyak yang mikir, jadi influencer itu hanya bikin konten viral dan dapetin banyak followers," begitu tulisan dalam cuplikan video dari Instagram @yeudu.id yang dibagikan ulang Helmy Yahya.
Baca Juga: Bos Forbes Terkesan Kepemimpinan Prabowo Subianto di RI, Puji Pemberantasan Korupsi dan Deregulasi
"Tapi di China, ceritanya beda total. Pemerintah China punya aturan ketat semua influencer wajib tunduk pada standar terkait edukasi. Kalau mau bahas soal keuangan, kesehatan, harus punya sertifikasi dulu," sambungnya.
Helmy Yahya pun meminta tanggapan netizen di Indonesia terkait kebijakan pemerintah China tersebut.
"Komen kamu gimana?" tanya Helmy dalam caption Instagramnya.
Terdapat komentar dari para netizen bercentang biru yang melempar pujian terhadap kebijakan pemerintah China bagi para influencer.
"China negara super power yang sesungguhnya, terbaik dari segala sisi," ungkap pedangdut Inul Daratista lewat akun @inul.d.
Baca Juga: Vonis Tom Lembong Dinilai Keliru, Mahfud MD Nyatakan Keputusan Hakim Itu Salah
"Nah ini baru benar Pak Helmy, nice share. Semoga di negara ini bisa meniru hal positifnya," tutur penulis buku dan pengusaha, Rama Sahid melalui akun @ramasahid.
Berkaca dari hal itu, Pemerintah China diketahui memang sudah gencar memblokir para influencer asal negaranya di medsos sejak tahun 2024.
Dilansir dari New York Post, dalam hal ini, China telah mengeluarkan program 'Clear and Bright' yang bertujuan untuk menghapus konten yang dianggap 'buruk' dari medsos.
Salah satu influencer yang sempat menjadi korban pemblokiran medsosnya oleh pemerintah China yakni Wang Hongquan, content creator yang dijuluki Kim Kardashian dari China.
Artikel Terkait
Identitas Mayat yang Ditemukan di Parit Area Kebun Sawit PT Bumi Pratama Khatulistiwa Terungkap, Polres Kubu Raya Selidiki Penyebab Kematian Korban
Modus Tagih Utang Koperasi dan Beri Hadiah, Pria Lecehkan Anak di Bawah Umur saat Rumah Sepi
Denny Cagur Angkat Bicara Soal Dugaan Pemotongan Dana PIP oleh Timnya, Begini Klarifikasinya
Bela Tom Lembong, Mahfud MD : " Baru Kali Ini Saya Harus Bela, Karena Soal Hukum "
Jelang Timnas Indonesia vs Thailand Semifinal Piala AFF U23 2025, Erick Thohir Sempatkan Telepon Jens Raven: Tolong Fokus, Jangan Terbuai 6 Gol
Disasar untuk Cewek Indonesia, Ketahui Kekurangan Yamaha Grand Filano
Nathalie Holscher Minta Maaf ke Erika Carlina Setelah Viral Video Konten Parodi Ibu Hamil Bareng DJ Panda
Vonis Tom Lembong Dinilai Keliru, Mahfud MD Nyatakan Keputusan Hakim Itu Salah
Angkong Jadi Ujung Tombak Satgas TMMD 125 Kodim 0825/Banyuwangi Angkut Material di Siliragung
Bos Forbes Terkesan Kepemimpinan Prabowo Subianto di RI, Puji Pemberantasan Korupsi dan Deregulasi