Helmy Yahya hingga Inul Soroti Kebijakan Pemerintah China ! Disebut Blokir Para Influencer yang Sebar Konten ‘Buruk’ di Medsos

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Jumat, 25 Juli 2025 | 21:27 WIB
Host kenamaan di Tanah Air, Helmy Yahya (kiri) dan tangkapan layar cuplikan konten soal pemblokiran akun influencer di China (kanan). (Kalimantansatu.com/Dok. IG @helmyyahya)
Host kenamaan di Tanah Air, Helmy Yahya (kiri) dan tangkapan layar cuplikan konten soal pemblokiran akun influencer di China (kanan). (Kalimantansatu.com/Dok. IG @helmyyahya)

KALIMANTANSATU.COM - Sedang ramai menuai sorotan warganet di Tanah Air terkait kebijakan pemerintah China yang disebut memblokir influencer yang tak punya 'sertifikat' dalam pembuatan konten.

Diketahui, pemblokiran terhadap para influencer di China itu untuk menjaga kualitas konten yang dikonsumsi negaranya di media sosial (medsos).

Host kenamaan di Indonesia, Helmy Yahya pun ikut menyoroti hal tersebut dengan membagikan ulang sebuah postingan lewat akun Instagram pribadinya @helmyyahya, pada Jumat, 25 Juli 2025.

"Dulu banyak yang mikir, jadi influencer itu hanya bikin konten viral dan dapetin banyak followers," begitu tulisan dalam cuplikan video dari Instagram @yeudu.id yang dibagikan ulang Helmy Yahya.

Baca Juga: Bos Forbes Terkesan Kepemimpinan Prabowo Subianto di RI, Puji Pemberantasan Korupsi dan Deregulasi

"Tapi di China, ceritanya beda total. Pemerintah China punya aturan ketat semua influencer wajib tunduk pada standar terkait edukasi. Kalau mau bahas soal keuangan, kesehatan, harus punya sertifikasi dulu," sambungnya.

Helmy Yahya pun meminta tanggapan netizen di Indonesia terkait kebijakan pemerintah China tersebut.

"Komen kamu gimana?" tanya Helmy dalam caption Instagramnya.

Terdapat komentar dari para netizen bercentang biru yang melempar pujian terhadap kebijakan pemerintah China bagi para influencer.

"China negara super power yang sesungguhnya, terbaik dari segala sisi," ungkap pedangdut Inul Daratista lewat akun @inul.d.

Baca Juga: Vonis Tom Lembong Dinilai Keliru, Mahfud MD Nyatakan Keputusan Hakim Itu Salah

"Nah ini baru benar Pak Helmy, nice share. Semoga di negara ini bisa meniru hal positifnya," tutur penulis buku dan pengusaha, Rama Sahid melalui akun @ramasahid.

Berkaca dari hal itu, Pemerintah China diketahui memang sudah gencar memblokir para influencer asal negaranya di medsos sejak tahun 2024.

Dilansir dari New York Post, dalam hal ini, China telah mengeluarkan program 'Clear and Bright' yang bertujuan untuk menghapus konten yang dianggap 'buruk' dari medsos.

Salah satu influencer yang sempat menjadi korban pemblokiran medsosnya oleh pemerintah China yakni Wang Hongquan, content creator yang dijuluki Kim Kardashian dari China.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X