Rampung, Mushaf Alquran Bahasa Isyarat 30 Juz Akan Dicetak Kemenag RI. Menag Yaqut Cholil Qoumas Klaim Pertama di Indonesia dan Dunia

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Selasa, 14 November 2023 | 09:50 WIB
Baca Alquran Hari Jumat  (Pixabay/Joko_Narimo)
Baca Alquran Hari Jumat (Pixabay/Joko_Narimo)

KALIMANTANSATU.COM - Kementerian Agama telah menyelesaikan penyusunan mushaf Alquran bahasa Isyarat 30 juz.

Ini merupakan upaya Kementerian Agama untuk memperluas akses layanan publik yang ramah disabilitas.

Sebelumnya, Kemenag juga telah menginisiasi sejumlah madrasah inklusi.

Penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M, bahkan secara khusus Kemenag mengusung semangat ramah lansia dan disabilitas.

"Alhamdulillah, proses penyusunan mushaf Al-Qur'an Isyarat sudah selesai dan akan segera kita cetak. Ini akan menjadi mushaf Alquran Bahasa Isyarat pertama di Indonesia, bahkan dunia,” tegas Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Senin 13 November 2023 dilansir laman resmi Kemenag.

“Semoga kehadiran mushaf Alquran Bahasa Isyarat ini dapat memudahkan akses masyarakat disabilitas terhadap kitab suci. Ini yang selama ini juga menjadi arahan dari Presiden Joko Widodo agar layanan pemerintahan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," sambungnya.

Baca Juga: Hukum Bolehkah Memakai Kaos Partai Saat Sholat atau Kaos Bergambar Lainnya

Selain mushaf Alquran Bahasa Isyarat, Kementerian Agama juga memiliki mushaf Alquran 30 juz standar Braille.

Saat ini, telah dilakukan proses penyempurnaan cetakan mushaf Alquran yang diperuntukkan khususnya bagi masyarakat disabilitas netra.

Proses Cetak

Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), H Abdul Aziz Sidqi mengungkapkan bahwa mushaf Al-Qur'an Isyarat telah hadir dalam format digital dan dapat diakses melalui aplikasi Pusaka Superapps Kementerian Agama.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan proses cetak mushaf Alquran Isyarat dan rencananya terbit pada akhir 2023.

"Kita siapkan versi cetaknya. Insya Allah akan selesai pada akhir 2023 ini,” kata Aziz, panggilan akrabnya, di Gedung Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal, TMII Jakarta.

Senada dengan Menag Yaqut Cholil Qoumas, Aziz mengaku pihaknya telah melakukan kajian. Hasilnya, sekarang belum ada cetakan mushaf Al-Qur’an Bahasa Isyarat.

“Setelah kami lakukan semacam kajian, ini adalah mushaf Al-Qur’an Isyarat pertama 30 juz yang ada di dunia,” sambungnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X