Kisah Jemaah Haji Indonesia Usia 93 Tahun Didampingi Anaknya ke Tanah Suci. Daftar Selisih 6 Tahun, Berangkat Bareng di Tahun 2024

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 17 Mei 2024 | 19:30 WIB
Mbah Sumirah dan anaknya yang bernama Widi, sangat bahagia bisa berangkat bersama ke Tanah Suci. (Kalimantansatu.com/Dok. Kemenag RI)
Mbah Sumirah dan anaknya yang bernama Widi, sangat bahagia bisa berangkat bersama ke Tanah Suci. (Kalimantansatu.com/Dok. Kemenag RI)

Anak keenam dari tujuh bersaudara ini juga tak henti-hentinya mengungkapkan rasa syukur.

Sebab, dia dapat berangkat haji mendampingi ibunya melalui jalur kuota pendamping jemaah lansia.

Baca Juga: Jangan Tahan Buang Air saat Perjalanan ke Tanah Suci, Ini Tips dari Kabid Kesehatan KKHI PPIH Arab Saudi dr Indro Purwoko untuk Jemaah Haji Indonesia

“Alhamdulillah, keinginan kami untuk menaikhajikan ibu saya tercapai. Suami saya mengizinkan saya untuk berangkat lebih dulu jadi saya juga bisa mendampingi ibu saya,” kata Widi.

Dia pun mengungkapkan terima kasih kepada pemerintah dan para petugas yang sudah sangat membantu, terutama kepada jemaah haji lansia.

“Terima kasih banget sudah diprioritaskan sama pemerintah, difasilitasi, dinomorsatukan terus, petugas-petugasnya baik banget,” tutur Widi.

“Saya ada lihat poster terkait Peduli Lansia di hotel, dan itu memang saya rasakan ketika berada di sini. Petugas sangat membantu, saya terharu,” tandas Widi.

Akhirnya, mimpi Mbah Sumirah sebentar lagi akan terwujud.

Dia dan rombongannya dijadwalkan akan bertolak dari Madinah ke Makkah Al Mukarromah pada 20 Mei 2024.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Kemenag RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X