Mbah Harjo mengaku perjalanan panjang dari Surabaya ke Madinah cukup melelahkan.
Namun kakek asal Ponorogo ini mengaku senang dan sehat setibanya di Madinah.
Berbincang dengan petugas, terungkap saat muda Mbah Harjo merupakan pejuang '45.
Dia mengaku pernah ikut perang melawan Belanda.
"(Perang melawan Belanda) Pakai pentungan," kata Mbah Harjo.
Sirmat, anak Mbah Harjo menjelaskan ayahnya terdaftar sebagai pejuang veteran.
Teman seangkatannya sudah tidak ada, hanya Mbah Harjo yang masih hidup.
"Dari kelompok veteran, tinggal Bapak yang masih ada," kara Sirmat.
Mbah Harjo merupakan pensiunan perangkat desa. Dia juga petani di kampung.
Dan Mbah Harjo masih beraktivitas seperti biasa di usia senjanya.
Sirmat menjelaskan kondisi fisik sang ayah.
Sebenarnya, Mbah Harjo masih bisa jalan dengan bantuan tongkat.
Mbah Harjo memakai kursi roda hanya untuk mempercepat pergerakan saja. Tak hanya itu, sebagai antisipasi, Sirmat juga membawa kursi roda dari Tanah Air untuk berjaga-jaga.
"Sebenarnya bisa jalan sendiri, pakai kursi roda untuk mempercepat pergerakan saja, agar tidak merepotkan yang lain," kata Sirmat.
Artikel Terkait
Jangan Tahan Buang Air saat Perjalanan ke Tanah Suci, Ini Tips dari Kabid Kesehatan KKHI PPIH Arab Saudi dr Indro Purwoko untuk Jemaah Haji Indonesia
Ada Hal yang Harus Dilakukan Jemaah Haji Indonesia saat Tiba di Bandara Arab Saudi. Ketahui Alur Kedatangan Fast Track dan Non Fast Track
Bisa Ditindak Askar ! Ini 6 Hal yang Harus Dihindari oleh Jemaah Haji Indonesia saat di Tanah Suci
Kisah Jemaah Haji Indonesia Usia 93 Tahun Didampingi Anaknya ke Tanah Suci. Daftar Selisih 6 Tahun, Berangkat Bareng di Tahun 2024
Kisah Jemaah Haji Indonesia 2024 Nurjanah dan Nenek Ummi. Daftar Haji 12 Tahun Lalu dari Hasil Panen Kebun, Kini Terbantu Layanan Prioritas Lansia
Kisah Jemaah Haji Indonesia 2024: Inspiratif, Walau Tak Bisa Melihat dan Menunggu 14 Tahun, Nek Sajeriah Sangat Bahagia Berangkat Ibadah ke Tanah Suci
Kisah Mbah Bardan Jemaah Haji Indonesia Usia 92 Tahun. Rindu Mendiang Istri Tercinta, Pernah Berjanji Bersama ke Tanah Suci. Mendaftar Haji Sejak 2013
Guru Ngaji Musalla Berangkat Haji Sekeluarga Tahun 2024. Sholihan : Alhamdulillah, Setelah 12 Tahun Kami Bisa Pergi Haji
Kisah Azizah Guru Agama yang Pensiun Dini Karena Syarat Kejepit, Kini Berangkat Haji 2024 Bersama Suaminya