“Zakat harus diberikan kepada kelompok-kelompok tertentu sesuai aturan, seperti anak-anak miskin. Jika penerima manfaat tidak masuk dalam kategori tersebut, maka pendanaan zakat untuk program ini harus ditinjau lebih hati-hati,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta.
Gus Yahya juga menilai bahwa dana infak dan sedekah memiliki fleksibilitas lebih dibandingkan zakat, sehingga kedua sumber ini dapat dimanfaatkan dengan lebih leluasa untuk mendukung program MBG.
Dalam kesempatan tersebut, ia menginstruksikan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) untuk mengembangkan program-program peningkatan gizi bagi siswa, seperti pemberian susu, telur, dan kacang hijau.
Selain itu, Gus Yahya menyebutkan bahwa beberapa pesantren telah dijadikan percontohan program MBG, dan ke depan diharapkan UKM di lingkungan NU dapat dilibatkan dalam pengadaan bahan makanan serta distribusinya kepada siswa dan santri.
Tanggapan Baznas
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Noor Achmad, juga menyatakan bahwa penggunaan dana zakat untuk program MBG memungkinkan, asalkan penerimanya termasuk dalam kategori mustahik, seperti fakir dan miskin.
“Jika dana zakat digunakan untuk anak-anak miskin dalam program ini, tentu saja bisa. Namun, seleksi penerima manfaat harus dilakukan dengan hati-hati,” ujarnya.
Noor menambahkan bahwa sasaran program MBG cukup luas, sehingga sulit untuk melakukan verifikasi terhadap setiap penerima manfaat di sekolah.
Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam agar penggunaan dana zakat tepat sasaran.
“Dana zakat selalu siap untuk memberdayakan ekonomi umat, tetapi penggunaannya harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Baznas juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi umat sebagai tujuan utama penggunaan dana zakat.
Sementara itu, untuk mendukung program MBG, pihaknya siap mengalokasikan dana dengan catatan bahwa kajian mendalam sudah dilakukan.
(*)
Artikel Terkait
Kurang dari 100 Hari Menjabat, Presiden Prabowo Subianto Tepati Janji Makan Bergizi Gratis Dinikmati di 26 Provinsi Mulai 6 Januari 2025
Senyum Merekah Siswa SD di Boyolali Nikmati Makan Bergizi Gratis, Ataya : Bisa Hemat Uang
Hari Pertama Makan Bergizi Gratis di Boyolali, Orang Tua Ngaku Anak Lebih Senang Makan Bersama di Sekolah
Terselip Kertas Berisi Pesan Siswa SD Makassar di Tempat Makanan Program Makan Bergizi Gratis : Makasih Pak Prabowo
Program Makan Bergizi Gratis untuk Siapa Saja ? Mulai Perdana 6 Januari 2025 di 26 Provinsi, Bertahap Menyasar Wilayah Indonesia
Ungkapan Syukur Wali Murid Penerima Makan Bergizi Gratis Diwawancarai Al Jazeera: Alhamdulillah Kami Terbantu
Makan Bergizi Gratis di Ciracas, Siswa SD Beri Pantun untuk Presiden Prabowo Subianto: Hari Ini Kita Makan-Makan, Terima Kasih Pak Presiden
Ternyata Ini Alasan Mengapa Makan Bergizi Gratis di Kendari Masih Pakai Uang Pribadi Presiden Prabowo Subianto
Fenomena Picky Eater Terjadi di Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto ! Apa itu Picky Eater ? Ketahui Komplikasi, Gejala dan Penyebab
Hmmmm, Tidak Jadi Ada Menu Susu di Program Makan Bergizi Gratis Setiap Hari Nih Gaes. Istana Beralasan Seperti Ini !
Pelaku Kuliner Lokal Bersyukur Terlibat Makan Bergizi Gratis: Bisa Pekerjakan Masyarakat, Pedagang Sekitar
Kebahagiaan Warga Semarang Terlibat di Dapur Makan Bergizi Gratis: Ini Membuka Lapangan Pekerjaan
Gaes, Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil dan Menyusui Mulai 9 Januari 2025 ! Apa Bedanya dengan MBG Anak Sekolah ?
Sudah 80 Tahun Jalani Makan Bergizi Gratis, Jepang Tertarik Dukung Program Presiden Prabowo Subianto di Indonesia
Bertemu Presiden Prabowo Subianto, PM Jepang Shigeru Ishiba Ungkap Ketertarikan Dukung Swasembada Pangan Indonesia hingga Makan Bergizi Gratis
Deretan Momen Pilu Makan Bergizi Gratis di SD, Siswa Ini Menangis Tersedu hingga Siswi yang Ingat Ibunya āMengepel di Rumah Orang
Bakal Ada Program Sarapan Gratis dari Pramono-Rano untuk Siswa di Jakarta, Apa Bedanya dengan Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto ?
Mantap Nih ! Petani Lokal Pasok Bahan Baku Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bandung, Beras hingga Susu
Viral Video Makan Bergizi Gratis di Papua Pegunungan, Warganet: Alhamdulillah Sampai Juga
Akhirnya, Istana Tanggapi Usulan DPD Soal Makan Bergizi Gratis Dibiayai dari Zakat: Memalukan!