SBY Sampai Bilang Begini, Ketika Masyarakat Ragu ke Danantara Indonesia yang Baru Diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Selasa, 4 Maret 2025 | 10:10 WIB
Momen hangat dan kompak kebersamaan Presiden Prabowo Subianto nyanyi bareng dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo terjadi saat Gala Dinner di Retreat Kepala Daerah di Ruang Makan Nasution, Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025) malam. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Momen hangat dan kompak kebersamaan Presiden Prabowo Subianto nyanyi bareng dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo terjadi saat Gala Dinner di Retreat Kepala Daerah di Ruang Makan Nasution, Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025) malam. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM - Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono atau akrab disapa SBY, menyoroti suara negatif yang disampaikan sebagian warga RI yang cemas atau khawatir usai peluncuran Daya Anagata Nusantara (Danantara).

SBY meminta kepada para pengurus Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membuktikan kecemasan warga RI itu tidak akan terjadi di masa mendatang.

"Terhadap suara rakyat seperti itu justru mesti membuat para pengelola Danantara tertantang dan mesti pula membuktikan bahwa kecemasan rakyat itu tak akan terjadi," ungkap SBY melalui akun X resmi @SBYudhoyono, pada Senin, 3 Maret 2025.

Terkhusus, kehadiran Danantara yang dinilai SBY kini menuai sorotan khusus dari kalangan warga RI selaku ekonom, pengamat, hingga politisi.

Baca Juga: 3 Fakta Menohok Danantara : Prabowo Subianto Tak Ingin Lagi RI ‘Jual Murah’ hingga Lembaga Investasi Itu Punya Nilai Aset di Atas Qatar dan Hong Kong

SBY menyebut suara negatif itu muncul dari warga RI yang mempertanyakan terkait tata kelola Danantara.

Sejumlah pihak menyangsikan transparansi dan akuntabilitas dari lembaga investasi baru ini.

Selain itu, muncul pula kekhawatiran potensi konflik kepentingan serta keterlibatan politik yang tidak semestinya dalam pengelolaan BPI Danantara.

Padahal menurut SBY, Prabowo mempunyai niat dan tujuan baik dalam pembentukan lembaga investasi ini.

Keberadaan Danantara diharapkan bisa memperkuat investasi nasional.

"Saya berpendapat, kesangsian dan kecemasan sebagian kalangan ini mesti dilihat dari kacamata yang positif," terang SBY.

Baca Juga: Oh, Jadi Ini Alasan Presiden Prabowo Subianto Mengajak Para Mantan Presiden Mengawasi Danantara Indonesia atau Daya Anagata Nusantara

"Artinya, mereka tidak ingin Danantara yang bertujuan mulia ini gagal dan tidak mencapai tujuannya," tandasnya.

Bagi yang belum tahu, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan BPI Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada 24 Februari 2025 lalu.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menunjuk Rosan Roeslani sebagai Kepala Danantara, diikuti Erick Thohir selaku Ketua Dewan Pengawas (Dewas), dan Muliaman Hadad sebagai Wakil Ketua Dewas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X