Menyoal Kebijakan Tarif Impor Donald Trump, Presiden Prabowo Subianto: Kita akan Cari Jalan Keluar

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Selasa, 8 April 2025 | 14:23 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan strategis terbaru pemerintah yang memperketat aturan penyimpanan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari sektor Sumber Daya Alam (SDA), di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan strategis terbaru pemerintah yang memperketat aturan penyimpanan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari sektor Sumber Daya Alam (SDA), di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM - Di awal bulan April 2025, Presiden Trump mengumumkan kebijakan baru terkait tarif impor.

Dari kebijakan barunya itu, ditetapkan tarif impor untuk Indonesia dari Amerika Serikat sebesar 32 persen.

Beberapa sektor industri dalam negeri akan terdampak kebijakan yang dikeluarkan oleh Trump ini.

Seperti industri tekstil, furniture, elektronik, dan sebagainya.

Meski ada kehebohan mengenai naiknya tarif impor dan ketakutan masa depan mengenai apa yang akan terjadi di Indonesia, Presiden Prabowo memiliki pandangannya sendiri.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto : Saya Nggak Terlalu Takut Sama Pasar Modal, Indonesia Punya Kekuatan

“Masalah (Presiden) Trump ini mungkin kita akan mengalami dampak yang berat,” kata Prabowo, dikutip dari wawancara bersama pemimpin redaksi media massa nasional yang diunggah di YouTube Najwa Shihab pada Senin, 7 April 2025.

“Terutama yang bisa kena adalah industri tekstil, sepatu, garmen, dan furniture ya ini berat, karena padat karya,” sambungnya.

Prabowo lantas berjanji bahwa pemerintah akan secepatnya mencari jalan keluar untuk mengatasinya.

Salah satunya adalah dengan membuka pasar baru.

“Tapi kita akan cari jalan keluar, kita harus berani mencari pasar baru, kita ini terlalu manja juga sih,” imbuhnya.

Prabowo kemudian mengungkapkan bahwa Indonesia terlalu tertarik pada pasar Amerika Serikat karena sejak awal sudah mengikuti pola dari Amerika.

Baca Juga: Presiden Prabowo Klaim Indonesia Sudah Blunder Selama 30 Tahun Terakhir, Ungkap Bukan Kesalahan Satu Presiden tapi Sebut Beberapa Pihak Ini

“Ini kan sistem ekonomi yang Amerika ajarkan pada kita, free market, no borders, mereka ajarkan kita, kita murid yang setia, kita mengikuti apa yang mereka ajarkan,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, ini adalah waktunya Indonesia untuk membangun pasarnya sendiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X