Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Janji Bantu Anak-Anak Korban Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon : 'Saya Akan Jadi Ayah Asuh Mereka'

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 15:56 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku bersedia menjadi orang tua asuh para anak korban longsor tambang Gunung Kuda. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @dedimulyadi71)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku bersedia menjadi orang tua asuh para anak korban longsor tambang Gunung Kuda. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @dedimulyadi71)

KALIMANTANSATU.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku telah melawat salah seorang keluarga korban longsor penambangan Gunung Kuda Cirebon.

Lewat unggahan sosial media Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menyebut telah menemui salah satu keluarga korban pada Sabtu 31 Mei 2025.

Dalam lawatannya itu, Dedi mengaku telah menemui istri dari salah seorang korban yang kini menjadi seorang janda yang memiliki 4 orang anak.

Dari keempat anak tersebut, ada satu anak yang masih duduk di bangku pelajar kelas 1 SMA.

Baca Juga: Isi Gelas Jamuan Makan Malam Presiden Prabowo-Macron Sempat Bikin Ramai, Seskab Teddy: Bukan Wine, Tidak Mengandung Alkohol

"Saya sudah menengok salah satu korban pedagang minuman seorang ibu kemudian statusnya janda dan punya 4 orang anak," kata Dedi melalui unggahan sosial medianya, Sabtu 31 Mei 2025.

"Dari 4 orang anak ini 2 orang sudah menikah 1 orang sedang persiapan bekerja di Jepang dan 1 orang masih status pelajar kelas 1 SMA," ia menambahkan.

Dalam unggahan tersebut, secara tegas Dedi Mulyadi menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bertanggung jawab terhadap pendidikan anak-anak yang ditinggalkan korban.

Bahkan, Dedi menegaskan bersedia menjadi ayah asuh dari mereka semua.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertanggung jawab terhadap pendidikan seluruh anak-anak yang ditinggalkan korban," tegas Dedi.

"Saya bersedia untuk menjadi ayah asuh dari mereka semua," pungkasnya.

Pada waktu yang sama, Dedi Mulyadi juga menyampaikan kabar terkini tentang jumlah korban longsor.

Baca Juga: Apa Alasan Konservasi Borobudur Melarang Kunto Bimo ? Aksi Menyentuh Arca di Stupa Candi Seperti yang Dilakukan Presiden Emmanuel Macron

Dedi mengungkapkan bahwa ada 14 korban yang telah dinyatakan meninggal dunia.

Selain itu, ada 11 orang lagi yang diperkirakan meninggal namun belum ditemukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X