KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji untuk para hakim se-Indonesia, dengan kenaikan terbesar hingga 280 persen.
Gaji hakim di Indonesia diketahui sudah 18 tahun tidak mengalami kenaikan dan banyak hakim di daerah hidup sulit.
Prabowo menyatakan hakim harus hidup sejahtera, sehingga tidak bisa dibayar oleh pihak tertentu yang memiliki kepentingan sendiri atau "dibeli" dengan uang.
"Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia ke-8, hari ini mengumumkan bahwa gaji-gaji hakim akan dinaikkan, demi kesejahteraan para hakim dengan tingkat kenaikan bervariasi," ujar Prabowo dalam upacara pengukuhan hakim se-Indonesia di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).
Menurut Prabowo, hakim merupakan benteng terakhir bagi rakyat kecil yang mencari keadilan. Karena itu, kata dia, para hakim harus bisa bekerja secara adil tanpa pandang bulu.
"Orang miskin, orang kecil, hanya bisa berharap kepada hakim-hakim yang adil. Orang yang kuat, orang yang punya uang banyak, dia bisa berbuat. Dia bisa punya tim hukum yang luar biasa. Tapi orang kecil hanya tergantung sama hakim yang adil. Hakim yang tidak bisa disogok. Hakim yang tidak bisa dibeli. Hakim yang cinta keadilan. Hakim yang cinta rakyat," katanya.
Prabowo mengaku kaget saat mengetahui sudah 18 tahun tak ada kenaikan gaji bagi para hakim. Selain itu, dia dapat laporan banyak hakim yang masih mengontrak atau menyewa rumah tinggal.
Presiden menuturkan anggaran untuk Polri dan TNI kalau perlu dipangkas demi menaikkan gaji para hakim.
Ia mengatakan percuma saja jika pelaku kejahatan bisa ditangkap tapi tak diadili dengan seadil-adilnya.
"Kita butuh hakim-hakim yang benar-benar tidak bisa digoyahkan, tidak bisa dibeli," tegas Prabowo.
Baca Juga: Ini Alasan Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Tidak akan Merapat ke Aliansi Militer
Prabowo akan segera meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani mengalokasikan APBN untuk kenaikan gaji para hakim. Dia menjelaskan golongan yang akan menerima kenaikan gaji paling tinggi justru di golongan bawah dengan kenaikan mencapai 280 persen.
"Tapi semua hakim akan naik secara signifikan. Secara signifikan. Dan saya monitor terus," katanya.
Prabowo yakin anggaran negara cukup untuk memberikan kenaikan gaji para hakim. Dia menyatakan sistem hukum suatu negara sangat menentukan keberhasilan negara tersebut. Keadilan bagi seluruh rakyat harus betul-betul dijamin.
Artikel Terkait
Setelah Menang Vs China, Presiden Prabowo Subianto Undang Pemain Timnas Indonesia Makan Siang ke Rumah Pribadinya
Jelang Timnas Indonesia vs Jepang, Erick Thohir Ungkap Pesan dari Presiden Prabowo Subianto: Jangan Minder, Kita Bangsa Besar
Pesan Presiden Prabowo Subianto Untuk Warga RI di Idul Adha 2025 : 'Idul Adha Mengajarkan Keikhlasan, Keteguhan Iman, serta Pengorbanan'
Presiden Prabowo Subianto Ditelepon Langsung PM Kanada Mark Carney, Indonesia Diundang untuk Hadiri KTT G7
Terkait Presiden Prabowo Subianto Hadiahi Jam Rolex ke Pemain Timnas Indonesia, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Tak Gunakan Anggaran Negara
Presiden Prabowo Subianto Resmikan Rantis Listrik Maung MV3 EV ‘Pandu’ Produksi PT Pindad, Terinspirasi dari Tokoh Wiracarita Mahabharata
Pemerintah Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sebut Arahan Tegas Presiden Prabowo Subianto
Setara 140 Tahun APBN ! Kala Presiden Prabowo Subianto Sebut Penjajah Belanda Keruk Kekayaan Indonesia Senilai 31 Triliun Dolar AS
Ini Alasan Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Tidak akan Merapat ke Aliansi Militer
Kala Suara Prabowo Subianto Bergetar saat Pidato di Hadapan Para Hakim : 'Anda Adalah Benteng Terakhir Keadilan'