Dilokasi yang sama, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan bahwa dalam waktu dekat, penyidik akan melibatkan ahli pertambangan, ahli pidana, serta laboratorium forensik untuk memperkuat proses hukum.
Tim juga akan melakukan pemetaan titik koordinat tambang untuk mengukur dampak kerusakan lingkungan.
“Kami tegaskan bahwa upaya penegakan hukum terhadap tambang ilegal akan terus dilakukan hingga ke akar-akarnya. Masyarakat kami imbau untuk tidak terlibat dan turut serta menjadi mitra dalam menjaga kelestarian lingkungan di Papua Barat,” tuturnya.
Benny mengimbau agar masyarakat tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum tersebut.
Pihaknya juga berharap masyarakat dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam memberikan informasi atau laporan apabila menemukan praktik tambang ilegal lainnya.
(*)
Artikel Terkait
Kisah Diet Wanita Sukses Menurunkan Berat Badan hingga 38 Kg, Claire Spencer Hanya Terapkan Metode Jalan Kaki 6-6-6. Apa itu Caranya ?
Bongkar Rahasia Umur Panjang Baterai Li-ion pada Mobil Listrik ! Mari Pahami Dulu Siklus Hidup dan Cara Merawatnya Gaes
Para Ayah atau Calon Bapak Harus Tahu Alasan Mengapa Ibu Hamil Harus Bebas dari Stres ! Ada Hubungannya terhadap Hal Ini Gaes
Biar Makin Macho ! Cek 10 Daftar Harga Motor Adventure Touring Paling Populer di Indonesia Agustus 2025, Termurah Rp 33 Jutaan
Ini Pilihan Dua Lip Cream yang Bisa Jadi Eyeshadow Multifungsi Auto Hemat Buat Cewek-cewek Kece Tetap Standout
Kena Dampak Kampanye Negatif dan Serangan Buzzer ! Produk Deodoran Asal Denmark Perspirex Pamit dari Indonesia
Perbandingan Emas vs Bitcoin Dalam Segi Safe Haven di Era Digital: Mana yang Lebih Unggul ya Gaes ?
Lagi Viral Video Restoran Hening Setelah Diduga Hindari Jeratan Royalti, Suasananya Bikin Pengunjung Merasa Hidup di Zaman Dulu
6 Poin Seruan MUI Terkait Penyerbuan Komplek Masjid Al-Aqsa oleh Pemukim Ilegal Zionis Israel ! Ben-Gvir Pamer Video Masuk Kompleks Masjid Al-Aqsa
Rangkuman Kabar Saham Hari Ini 6 Agustus 2025 untuk Insight 7 Agustus 2025 : Ada Info TLKM, KPIG Hingga Prajogo Pangestu Jual CUAN Rp1,45 Triliun