KALIMANTANSATU.COM, KARAWANG - Para wali murid menyampaikan apresiasi dan ucap syukur atas pembangunan dua ruang kelas baru di SDN Karawang Kulon III.
Dengan adanya tambahan ruang kelas, kegiatan belajar kini bisa berlangsung serempak sejak pukul 06.30 WIB setiap hari tanpa perlu sistem kelas siang.
“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah membantu sekolah di sini. Bantuan ini sangat bermanfaat. Sekarang tidak ada lagi yang masuk siang, semua bisa sekolah pagi,” ujar salah satu wali murid, Rizka Rizma, warga Kampung Poncol, Karawang, Selasa (21/10/2025).
SDN Karawang Kulon III menjadi salah satu penerima dana revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Total dana yang diterima mencapai Rp1,1 miliar, digunakan untuk membangun dua ruang kelas baru, dua toilet, satu ruang UKS, serta merenovasi dua ruang kelas yang sebelumnya mengalami kerusakan ringan.
Sebelum adanya revitalisasi, keterbatasan ruang kelas membuat siswa harus belajar secara bergantian, sebagian di pagi hari dan sebagian di siang hari. Kondisi ini cukup menyulitkan bagi siswa maupun orang tua.
“Iya, dulu ganti-gantian. Kelas 1 pulang, baru lanjut kelas 2,” tambahnya.
Meski fasilitas sekolah kini jauh lebih baik, para wali murid berharap pemerintah dapat melengkapi sarana pembelajaran modern seperti papan interaktif (Intefaktive Flat Panel), sesuai dengan program pendidikan yang tengah dijalankan pemerintah.
“Belum ada (papan interaktif atau TV pintar). Harapannya semoga ke depan bisa dibantu lagi. Termasuk bantuan bagi siswa kurang mampu, misalnya untuk LKS dan buku paket agar bisa digratiskan,” ujarnya.
Selain bersyukur atas peningkatan fasilitas sekolah, Rizka juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas program pendidikan dan bantuan lain yang telah dirasakan masyarakat.
“Semoga Bapak Presiden selalu diberi rezeki yang banyak, umur panjang, dan makin sukses. Sekolah ini sekarang lebih bagus dan lebih dekat, jadi anak-anak kami lebih semangat belajar,” tuturnya.
Artikel Terkait
Tanggul Laut 535 Km di Pantura Jawa Bakal Lindungi 50 Juta Warga dari Air Laut Naik, Prabowo Subianto : Ini Untuk Menyelamatkan
Selain Upayakan Biaya Haji Turun Terus, Presiden Prabowo Subianto Janji Waktu Tunggu Diupayakan Kurang dari 26 Tahun
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, Sekitar Rp 306 T Anggaran Rawan Korupsi Dialihkan ke Program Pro-Rakyat
Dugaan Korupsi Proyek Whoosh Mencuat ! Setelah Dibongkar Anthony Budiawan, Kini Mahfud MD Minta KPK Langsung Bertindak
Kolaborasi 28 BUMN Wujudkan Komitmen Hijau melalui Program TJSL Olah Sampah di Likupang Minahasa Utara
Ketika Sandra Dewi Minta Asetnya Dikembalikan ! Lawan Balik Putusan Sita Aset di Kasus Korupsi Timah yang Menjerat Harvey Moeis
Benarkah Terjadi Perang Dingin Purbaya vs Luhut di Sidang Kabinet ? Ada Jejak Beda Pendapat soal Whoosh hingga Family Office
Video Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran Dituding Karya AI, Pegiat Anti Hoaks Rizky Prabowo Rahino : Skeptis Harus Diuji Kebenarannya
Viral Menkeu Purbaya vs KDM soal Dana APBD Jabar di Bank, Terbukti atau Sekadar Tudingan ?
Ada Rencana Whoosh Buka Rute ke Surabaya, AHY Beri Bocoran di Tengah Isu Utang yang Memanas ! Singgung soal Benefit Kawasan Transit