Dalam kesempatan yang sama, Plt Wakil Jaksa Agung, Asep Nana Mulyana, menyebut judi online bukan sekadar permainan daring, tetapi jebakan digital yang berpotensi menghancurkan tatanan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Data kami menunjukkan hampir 98 persen pelaku judi online adalah laki-laki, dengan rentang usia 28-50 tahun. Ini bukan permainan, tapi perangkap yang betul-betul menyengsarakan,” kata Asep.
Menurutnya, Kejaksaan Agung kini tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga mendorong pendekatan pencegahan dan pembinaan melalui penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
“Kami mendorong pendekatan yang lebih restoratif, korektif, dan rehabilitatif. Pencegahan harus berjalan beriringan dengan pembinaan agar masyarakat tidak terjerumus kembali,” ujarnya menegaskan.
(*)
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Jadikan Hari Santri Momentum Penguatan Pendidikan Keagamaan, Restui Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Bakal Tindak Tegas Praktik Impor Pakaian Bekas Demi Lindungi Industri Tekstil Lokal, DPR Beri Dukungan !
Sengkarut Proyek Whoosh ! Bayar Utang Ditolak Pakai APBN, Restrukturisasi Jadi Jalan Tengah ? Intip Perbandingan Whoosh vs Land Bridge di Arab Saudi
Di Balik Isyarat Meredanya Perang Dagang AS vs China Muncul Setelah KTT ASEAN, Ada Misi Politik-Ekonomi Trump ke Xi Jinping
Bertemu Jacob Helberg saat KTT ASEAN ke-47 di Malaysia, Menko Airlangga Hartarto Tegaskan Indonesia Terus Buka Peluang Investasi untuk Amerika Serikat
KTT ASEAN ke-47 Kuala Lumpur Resmi Dibuka oleh PM Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim, Pertahankan Sentralitas ASEAN sebagai Jangkar Stabilitas Kawasan
Anggap Hasil KTT ASEAN ke 47 Tunjukkan Semangat Kebersamaan dan Perdamaian Kawasan Asia Tenggara, Presiden RI Prabowo Subianto : Sangat Positif
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Puji Peran Prabowo Subianto Dukung Perdamaian di Timur Tengah : Perdamaian Setelah 3.000 Tahun
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Puji Kepemimpinan Negara-Negara ASEAN: Everything You Touch Turns to Gold
Viral Pengeroyokan Mandor TKA di PT FMI Kawasan Morowali Sulteng ! Dikeroyok Hingga Tewas, Jadi Pengingat Pentingnya Komunikasi