KALIMANTANSATU.COM - Ketua Perkumpulan Doktor Ilmu Kepolisian Indonesia (DIKPI), Kombes Pol Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., menilai pentingnya penanaman konsep self policing atau kemampuan mengawasi diri sendiri sejak jenjang pendidikan dasar.
Menurutnya, pembelajaran ini dapat membantu anak-anak memahami cara mengendalikan emosi, perilaku negatif, dan tindakan kekerasan sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Dedy saat menjadi narasumber dalam forum diskusi yang digelar Jaringan Pemred Promedia (JPP) secara daring pada Selasa, 11 November 2025.
Forum yang bertema “Knowledge-Based Policing: Ilmu Kepolisian dalam Kehidupan Sehari-hari” ini membahas penerapan nilai-nilai kepolisian dalam konteks sosial masyarakat.
“Kemampuan individu untuk mengontrol emosi, perilaku negatif, atau melakukan kekerasan adalah bagian dari self policing. Saat seseorang mampu menahan diri untuk tidak memukul atau melampiaskan amarah, itu juga tindakan kepolisian terhadap diri sendiri,” ujar Dedy di Forum JPP Promedia.
Ketua DIKPI itu menjelaskan, self policing bukan hanya relevan bagi aparat penegak hukum, tetapi juga bagi masyarakat umum, termasuk anak-anak di lingkungan sekolah.
Dedy menilai bahwa kemampuan mengontrol stres dan amarah merupakan bentuk awal pengawasan diri yang berperan mencegah tindak kekerasan.
“Bisa mengendalikan amarah agar tidak melakukan kekerasan, mengatur stres agar tidak berdampak kepada orang lain, itu juga bagian dari policing,” jelasnya.
Dedy juga menyoroti insiden ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara yang diduga dipicu oleh perasaan stres hingga tindakan berisiko.
Menurutnya, jika konsep self policing diperkenalkan sejak dini, perilaku tersebut dapat diminimalkan.
“Kadang-kadang orang stres itu (karena) di bully terus, diledakin itu yang sekolah di sana itu kan,” ungkapnya.
“Kalau sejak playgroup, TK, SD sudah diajarkan bagaimana mengamankan dirinya sendiri, lama-lama mereka akan paham arti penting mengendalikan diri,” tambah Dedy.
Artikel Terkait
Perhatian Buat Trader dan Investor Saham PJHB ! Bikin Lega Nih, Ada Larangan OJK untuk Pengendali dan Investor yang Dapat Harga di Bawah Penawaran
Waduh ! Dirjen Pajak Pecat 26 Pegawai, Satu Diantaranya Diduga Berinisial MPS. Apa Penyebabnya ?
Shell Indonesia Hadirkan Shell Helix Ultra Terbaru, Digadang-gadang Sebagai Pelumas Premium dengan Teknologi Mutakhir untuk Mesin Mobil Berpenumpang
Mediapreneur Talks Promedia 2025 Tasikmalaya Sukses Digelar, Ruang Diskusi Jurnalis Seputar Bisnis Media hingga Transformasi Digital
Hari Pahlawan Menjadi Momentum IFG Menumbuhkan Nilai Kepahlawanan dalam Transformasi Perusahaan
Di Forum Inabanks Investment & Property Outlook 2026: Pemerintah, Pengembang dan Industri Sepakat Perkuat Sinergi Investasi dan Properti
Blibli Store Central Park Bawa Pengalaman Belanja Premium dan Personal Melalui The New Apple Shop di Indonesia
Hearing Soal Tambang Emas di Kantor DPRD Banyuwangi, Warga Pesanggaran Kecewa Perwakilan PT Bumi Suksesindo Tak Bisa Menjawab Pertanyaan Tuntutan
Di Forum JPP Promedia, Ketua DIKPI Dedy Tabrani Bicara Soal Pembentukan Reformasi Polri ! Soroti Perbaikan Pelayanan dari Kepolisian
JPP Promedia Gelar Forum Diskusi Bahas Konsep Self Policing bersama Ketua DIKPI Dedy Tabrani : Ilmu Kepolisian yang Ada di Setiap Aspek Kehidupan