Pelepasan material melalui letusan dan hembusan juga masih berlangsung, beriringan dengan peningkatan tekanan di dekat permukaan yang tercermin dari tren penurunan nilai variasi kecepatan relatif (dv/v) sejak pertengahan Oktober 2025.
Peningkatan Status Menjadi Level IV Awas
Setelah melakukan analisis intensif terhadap aktivitas vulkanik, kegempaan, deformasi, dan potensi ancaman bagi masyarakat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) akhirnya menaikkan status Gunung Semeru dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas).
“Tingkat aktivitas G. Semeru dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas),” tulis Gentur.
Kenaikan status mulai berlaku pada Rabu, 19 November 2025 pukul 17.00 WIB.
Dengan peningkatan status tersebut, rekomendasi keselamatan bagi warga pun diperketat.
Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 8 km dari kawah karena potensi lontaran batu pijar yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
PVMBG juga menegaskan agar tidak ada aktivitas apa pun di sepanjang sektor tenggara Besuk Kobokan hingga jarak 20 km dari puncak.
Kawasan ini selama ini menjadi jalur utama aliran awan panas dan guguran lava Semeru.
Di luar radius 20 km itu, warga tetap diminta tidak mendekati sempadan sungai sejauh 500 meter karena potensi aliran lahar dapat terjadi jika hujan turun.
Warga Diminta Tetap Waspada
Dengan aktivitas vulkanik yang masih dinamis, pihak berwenang mengimbau warga untuk memantau informasi resmi dari PVMBG, BPBD, dan instansi terkait.
Potensi awan panas, lontaran material, hingga lahar hujan masih dapat terjadi kapan saja, terutama mengingat cuaca di kawasan Semeru yang kerap tertutup kabut dan hujan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Subianto Minta Pejabat Tak Banyak Omon-omon, Hentikan Korupsi dan Fokus Beri Hasil Cepat untuk Dinikmati Rakyat
Kabar Saham Hari Ini : Anak Usaha BUMA Internasional Grup (DOID), BUMA Rampungkan Pelunasan Penuh Lebih Awal Senior Notes 7,75% yang Jatuh Tempo 2026
Kabar Saham Hari Ini : Garuda Indonesia (GIAA) Buka Suara Soal Perubahan Total Dana PMTHMETD Menjadi Rp23,67 T ! Ada Perubahan Rencana Penggunaan Dana
Kabar Saham Hari Ini : Cek Jadwal Pembayaran Dividen MCOL 2025, Prima Andalan Mandiri Siapkan Rp284,4 Miliar! Berapa Dividen Interim MCOL per Saham ?
Kabar Saham Hari Ini : Mulai 19 November 2025, Darma Henwa Rencana Buyback Saham DEWA Sebesar Rp1,6 Triliun ! Cek Jadwal Tanggal Batas Terakhir
Kabar Saham Hari Ini : Penyebab Transformasi Bisnis Globe Kita Terang (GLOB) dari Perdagangan Telepon Seluler ke Sektor Ekonomi Hijau, Kembangkan TOSS
Kabar Saham Hari Ini : Rencana Right Issue Panca Global Kapital Tbk (PEGE) Segera Dibahas RUPSLB, Bakal Terbitkan 944 Juta Lembar Saham Baru
Curhat Pedagang Minta Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tak Larang Penuh Bisnis Thrifting Setelah Kasus Temuan Ribuan Kontainer Baju Bekas Ilegal
Ini Alasan Anak Muda Gemar Thrifting Menurut Adian Napitupulu, Bentuk Perlawanan terhadap Krisis Air Bersih dan Polusi Tekstil
Kepala BGN Dadan Hindayana Bilang Program MBG Jadi Investasi Terbesar Sambut Generasi Emas Indonesia 2045, Rencana Gelontorkan Rp1,2 Triliun per Hari