Ibunda Nur berharap program tersebut terus berlanjut. “Harapan untuk MBG tetap dipertahankan, itu terutama. Tidak usah didengar orang di luar sana,” katanya.
“Ini program yang baru, tapi bisa untuk semuanya. Utamanya untuk anak-anak, pasti lebih banyak yang terbantu. Sebagian besar, kalau bisa ditanya satu persatu, mungkin sangat terbantu. Sangat sekali terbantu,” sambungnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas digulirkannya program tersebut. “Makasih yang terbaik untuk anak-anak bangsa.” katanya.
Lebih dari Sekadar Makan Siang
Bagi Nur, ompreng MBG bukan sekadar wadah makan.
Sebelum ada program ini, ia sering berangkat sekolah dengan sarapan seadanya. Kadang hanya makan sedikit. Saat pelajaran berlangsung, perutnya terasa lapar.
Ia sulit fokus dan mudah mengantuk sebelum jam sekolah selesai.
“Tapi sekarang, sejak ada makan bergizi gratis di sekolah kami, semuanya berubah,” katanya.
Setiap hari ia dan teman-temannya mendapat makanan bergizi dan enak.
Setelah makan, ia merasa lebih semangat mengikuti pelajaran dan bisa memperhatikan guru dengan lebih fokus.
Progam ini, menurut Nur, bukan sekadar soal makanan.
“Bagi kami di Sigi, apalagi di daerah pelosok seperti tempat tinggal saya, ini tentang perhatian, tentang kepedulian yang benar-benar sampai kepada kami,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan pesannya kepada Presiden.
Artikel Terkait
MBG Prasmanan di Sukabumi Ciptakan Kebersamaan di Sekolah, Siswa Gembira
Kisah Mantan Narapidana Menata Ulang Hidupnya Lewat Dapur MBG, Pernah Terjerumus "Titik Gelap" Tahun 1991
Di Hadapan Pengusaha AS ! Prabowo Subianto Cerita Danantara, MBG hingga Pemberantasan Korupsi Indonesia
Seporsi MBG dan Pancaran Senyum Ketenangan di Wajah Anak-Anak Difabel Sumba
Kehadiran Dapur MBG di Sukoharjo Selamatkan Ibu Tiga Anak dari Jeratan Utang
Menu MBG Ramadan Diprotes di Sejumlah Daerah ! SPPG di Pekalongan Konsisten Sajikan Roti, Ayam, Tahu Tempe dan Pisang
Anggap Tudingan Serampangan ! Pakar Sebut MBG Lahir dari Produk Hukum Resmi, Pertanyakan Kenapa Ada Politikus Melabeli Kata Maling Berkedok Gizi
Anggap Tidak Menggerus ! Pakar Soroti Anggaran Fungsional Pendidikan Malah Bertambah Meski Ada MBG
Begini Reaksi Penerima Manfaat ketika MBG Disebut Program Jahat oleh Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto