Ia juga kembali menyerukan kepada “para patriot Iran yang mendambakan kebebasan untuk memanfaatkan momen ini, untuk berani, tegas, heroik, dan merebut kembali negara Anda”.
Ia tampaknya merujuk pada ancamannya pada bulan Januari untuk menyerang Iran sebagai tanggapan atas tindakan keras pemerintah terhadap para demonstran.
“Saya telah berjanji kepada Anda, dan saya telah menepati janji itu,” kata Trump. “Sisanya terserah Anda. Kami akan ada di sana untuk membantu.”
Trump berbicara saat pertempuran terus berlanjut di seluruh wilayah tersebut.
Komando AS yang mengawasi Timur Tengah (CENTCOM) mengumumkan tewasnya tiga anggota militer AS pada hari Minggu pagi, tetapi tidak memberikan detail lebih lanjut. Mereka mengatakan lima lainnya "terluka parah" dalam operasi tersebut.
Media AS melaporkan bahwa mereka yang tewas dalam serangan Iran berbasis di Kuwait. Iran juga melancarkan serangkaian serangan terhadap Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania, Bahrain, dan Oman.
Sementara itu, setidaknya 201 orang tewas di Iran , dengan 747 orang terluka, sedangkan di Israel setidaknya sembilan orang tewas dan 121 orang terluka.
Setidaknya satu orang tewas di Kuwait, tiga orang tewas di Uni Emirat Arab, dan dua orang tewas di Irak sejak eskalasi dimulai.
Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan sebelumnya pada hari Minggu bahwa mereka telah menargetkan kapal induk USS Abraham Lincoln dengan empat rudal balistik, tetapi seorang pejabat AS mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tidak ada kerusakan yang terjadi.
Dalam wawancara terpisah dengan Fox News pada hari Minggu, Trump mengatakan bahwa 48 "pemimpin" telah tewas di Iran, meskipun daftar lengkap mereka yang tewas belum dirilis.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, presiden AS mengatakan AS telah "menghancurkan dan menenggelamkan 9 Kapal Angkatan Laut Iran, beberapa di antaranya relatif besar dan penting".
“Dalam serangan berbeda, kami berhasil menghancurkan sebagian besar Markas Besar Angkatan Laut mereka,” katanya.
Dalam sebuah unggahan di X, CENTCOM mengatakan bahwa IRGC “tidak lagi memiliki markas besar”.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa komando militer Iran telah terganggu, dengan unit-unit yang bertindak secara “independen dan agak terisolasi”.
Ia mengatakan bahwa mereka beroperasi “berdasarkan instruksi umum yang diberikan kepada mereka sebelumnya”.
Artikel Terkait
Laba Bersih Cimory Tumbuh 33,80% Menjadi Rp2,03 Triliun pada Tahun 2025 ! Bos Cisarua Mountain Dairy (CMRY) Beberkan Capaian Angka Kinerja Positif
ENRG Catat Pertumbuhan 2 Digit pada 2025, Apa Kata Bos Energi Mega Persada ?
Ketupat Cap Go Meh Bobon Santoso Jadi Primadona di Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng Jakarta
Apa Dampak Perang AS vs Iran bagi Ekonomi Indonesia ? Begini Pendapat Pengamat Ekonomi Noviardi Ferzi
Petani NTT Ucap Syukur, 3.000 Pohon Buncis Terserap Semua Berkat Program MBG
Petani Manggarai NTT Semangat Tanam Sayur : Sejak Ada MBG, Harga Wortel Kami Naik 3 Kali Lipat
Waktu Makin Mepet, Mentan Amran Sulaiman Target Cetak Sawah Rakyat Seluas 101.503 Hektare Dalam Satu Bulan ke Depan : 'Bergerak Cepat, Ini Penentu'
Baru Dibuka ! Cek Syarat Mudik Gratis Dishub Bekasi 2026 dan Ketentuan Cara Daftar di Link mudikbareng.karcisku.id
Mudik Gratis Pertamina 2026 Dibuka Mulai 3 Maret ! Cek Syarat, Rute Tujuan Keberangkatan Hingga Cara Daftar Lewat Link mudikpertamina2026.com
20 Warga Pakistan Tewas saat Demo Setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Karena Serangan Rudal Amerika Serikat dan Israel