"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, yang melibatkan 1 kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," demikian tertulis dalam pernyataan resmi Green SM Indonesia, pada Selasa, 28 April 2026.
Di sisi lain, Green SM Indonesia menyatakan pihaknya telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang.
Hal tersebut, dinilai untuk mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.
"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami," tulis Green SM Indonesia.
"Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi," tutupnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak otoritas berwenang ihwal taksi Green SM yang diduga sebagai penyebab awal insiden di Stasiun Bekasi Timur.
(*)
Artikel Terkait
Kayong Utara Tunjukkan Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi, PSN di Pulau Penebang jadi Motor Penggerak Perekonomian
Akselerasi Hilirisasi Perkebunan Jadi Strategi Besar Pemerintah Indonesia Untuk Kemandirian Nasional dan Nilai Tambah Komoditas Domestik
Cadangan Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton ! Tertinggi Dalam Sejarah, Begini Penegasan Mentan Amran Sulaiman
Ancaman Musim Kemarau 2026 Menghantui di Tengah Potensi El Nino, Bagaimana Antisipasi Pemerintah Indonesia ?
Mantan Dirut Bank BJB Dituntut 10 Tahun Penjara, Begini Duduk Perkara Dalam Pusaran Kasus Korupsi Kredit Sritex
Siapkan Strategi! Pemerintah Indonesia Berencana Kurangi Impor LPG, Sejumlah Opsi Ini Bakal Disasar, Ini Penjelasan Bahlil Lahadalia Termasuk Stok BBM
Proyek Sekolah Rakyat Kulon Progo Yogyakarta Gerakkan Ekonomi Warga, Libatkan Hingga 1.000 Tenaga Kerja
Optimisme PTPP Rampungkan Proyek Sekolah Rakyat Aceh Tepat Waktu, Kini Progres Pembangunan Sudah 39,02%
Kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur Terjadi saat Jam Pulang Kerja, Timbulkan Rasa Cemas bagi Para Pejuang 'Rush Hour'
Batu Creative Hub Dipercaya Sebagai Pengelola Program Perintis Berdaya Connect di Kota Batu