KALIMANTANSATU.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea turut merespons dugaan kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Hotman meyakini bahwa pembongkaran kasus tiga korupsi yang dilakukan beberapa hari terakhir oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya itu atas persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
“Pertama-tama, Hotman Paris mengucapkan selamat atas ketegasan Bapak Presiden dalam kasus Jampidsus,” ucap Hotman dalam keterangannya, dikutip dari unggahan di Instagramnya pada Minggu, 12 Juli 2026.
“Karena tidak mungkin operasi besar-besaran tersebut dilakukan oleh polisi tanpa ada restu dari Bapak Presiden dan akhirnya membuahkan hasil yang sangat besar,” imbuhnya.
Sebut Sebagai Langkah Berani Presiden
Hotman juga menyebut bahwa buka-bukaan kasus Febrie Adriansyah ini adalah langkah berani yang pernah diambil oleh Presiden Indonesia.
“Bravo, hebat Bapak Prabowo. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya,” kata Hotman lagi.
Pembongkaran 3 kasus besar yang menyeret Febrie, kata Hotman juga membuat masyarakat tahu kondisi yang sesungguhnya.
“Justru Bapak Prabowo-lah yang membuka mata kita betapa parahnya keadaan negara kita, kerugian negara, dan kerugian ratusan BUMN dan BUMD. Bapak Prabowo-lah yang berhasil membongkarnya,” jelasnya.
“Memang selaku manusia pasti ada kekurangan, tapi jauh lebih besar manfaatnya dengan gaya kepemimpinan Bapak Prabowo ini dibandingkan dengan presiden-presiden sebelumnya,” tambahnya.
Apresiasi Penggeledahan Belasan Titik
Untuk mengungkap kasus tersebut, pihak kepolisian menggeledah 13 titik yang diduga berkaitan dengan Febrie Adriansyah.
Artikel Terkait
Menjaga Nadi Ekonomi Tanpa Merusak Bumi, Ketika Izin Tambang Tak Lagi Sakti Menahan Laju Kerusakan Lingkungan
Rionald Silaban Pernah Dilaporkan ke KPK, Kini Evita Manthovani Evaluasi Kebijakan Dirjen DJKN Sebelumnya
Dokter PPDS Adrian Rantung Meninggal di Manado, Tambah Daftar Panjang Ihwal Skandal Wafatnya Nakes Akibat Dugaan Bullying
Dokter PPDS Adrian Rantung Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos, Isu Perundungan Diduga Melatari Kepergiannya ! Akankah Penyebab Kematian Diusut Tuntas?
Singgung Tanggung Jawab Moral, Keluarga Dokter Icha Tantang Sumpah Adat untuk Anggota DPRD Terduga Pelaku Intimidasi
Peserta Clash of Champions S3 Didiskualifikasi Karena Diduga Terjerat Kasus Pelecehan, Kini Didepak Meski Sempat Lolos Top 64, Ini Alasan Ruangguru !
Update Kasus Daycare Little Aresha Jogjakarta: Satpam dan Petugas Kebersihan jadi Tersangka, Polisi Ungkap Ada Unsur Pembiaran
Kasus Galian C Banyuwangi di Kalipuro Kian Memanas, Mantan Pemilik Lahan Diperiksa dan Buka Suara Soal Transaksi Masa Lalu
Program Ganti Atap Rumah Wartawan Terus Berlanjut, Editor Mitra Promedia Group elbaitsukabumi.com Rasakan Manfaat Atap Alduro Bikin Hunian Nyaman
Soroti Galian C Raksasa Kalipuro, Aktivis Senior Minta Polresta Banyuwangi Usut Tuntas Hingga Jerat TPPU