Penemuan puluhan ribu warga kurang mampu yang belum pernah tersentuh program bantuan sosial menjadi bukti nyata efektivitas skema digital ini dalam mengembalikan hak-hak masyarakat.
“Bayangkan, ada sekitar 51.000 KK yang selama ini harusnya dapat bansos tapi tidak menerima. Hari ini mereka mendapatkan keadilan lewat digitalisasi perlinsos,” tegasnya.
Pemerintah optimistis keberhasilan fondasi digital di Surabaya ini dapat menjadi standar baru penyaluran bansos yang transparan dan berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia.
(Uploader : Panji Narendra M.)
Artikel Terkait
Menilik Kinerja Semester 1 BTPN Syariah Tahun 2026: Konsisten Perbaiki Kualitas, Pembiayaan Tumbuh 9%
Kinerja Kuartal II 2026 BMRI: Laba Bersih Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun Ditopang Penyaluran Kredit dan Sinergi Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri
Alit Suwirya Terpilih Aklamasi Pimpin ATVLI 2026–2030: Nahkoda Baru Televisi Lokal di Era Digital
Berawal dari Video Viral, Aksi 'The Guardians of The River' Sapu 7 Ton Sampah di Sungai Musi
Sulap Hutan Pinus Gowa Jadi Basecamp ICCN Sulawesi di Desa Belabori: Ruang Kolaborasi Ekonomi Kreatif Berbasis Alam
Berita Duka: Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal Dunia di Usia 58 Tahun, Begini Kronologi Penemuan Jenazah, Dugaan Penyebab Hingga Profil
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pjs ! Mensesneg Prasetyo Hadi Beri Konfirmasi
Rekam Jejak Destry Damayanti, Profil dan Sosok Pengganti Perry Warjiyo di Kursi Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia Ini Ternyata Berpengalaman
Menjadi Motor Penggerak Program 3 Juta Rumah, Penyaluran KUR Perumahan BRI Tembus Rp10,6 Triliun ! Dapat Apresiasi dari Menteri PKP Maruarar Sirait
Tinjau Sekolah Rakyat 2 Surabaya, Kepala Bakom Qodari Sebut Fasilitas Mewah Ini Gratis untuk Keluarga Kurang Mampu