Penanganan Gempa NTT: RS Lapangan Didirikan di Reok, Akses Ende-Nagekeo Masih Putus

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:55 WIB
ILUSTRASI - Penanganan Gempa NTT: RS Lapangan Didirikan di Reok, Akses Ende-Nagekeo Masih Putus (Kalimantansatu.com/Pixabay Angelo_Giordano)
ILUSTRASI - Penanganan Gempa NTT: RS Lapangan Didirikan di Reok, Akses Ende-Nagekeo Masih Putus (Kalimantansatu.com/Pixabay Angelo_Giordano)

Menanggapi kondisi darurat ini, Pemprov NTT sedang menyusun surat keputusan penetapan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan.

Langkah tersebut juga disusul secara resmi oleh pemerintah kabupaten terdampak:

  • Kabupaten Manggarai: Menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 90 hari (15 Agustus–13 November 2026) lewat SK Bupati No. 319 Tahun 2026, serta membentuk Posko melalui SK No. 320 Tahun 2026.
  • Kabupaten Ngada: Memberlakukan masa Tanggap Darurat dan Posko Kedaruratan selama 30 hari (15 Agustus–15 September 2026) melalui SK Bupati No. 441 dan No. 442/KEP/HK/2026.
  • Kabupaten Manggarai Timur: Menetapkan status Siaga Darurat Bencana hingga 4 September 2026 berdasarkan SK Bupati Nomor HK/141/Tahun 2026.

(Uploader: Panji Narendra M.)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X