reginternasional

Viral Warga Protes Bahlil Lahadalia Soal Aturan Gas LPG 3 Kg, Pedagang Asal Banten Itu Ungkap Alasan Dirinya Berani 'Semprot' sang Menteri

Jumat, 7 Februari 2025 | 21:44 WIB
Potret video amatir terkait seorang warga asal Banten yang protes ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam momen antrian Elpiji 3 kg atau Gas Melon. (X.com /Hulya Aiyla Filiz)

Effendi pun mengaku ingin mengeluhkan kepada sang Menteri ESDM karena sangat membutuhkan gas untuk memasak di rumahnya.

"Pada dasarnya prinsip seorang manusia itu butuh kehidupan dan ketenangan. Pada saat itu, semua masyarakat ingin mencari Gas Melon, gas ini salah satu alat untuk masak," terang Effendi.

"Kalau gas tidak ada, walaupun beras ada, tidak bisa masak juga. Walaupun harga semurah apapun, kalau gasnya tidak ada, tetap tidak bisa masak," tambahnya.

Harus Memberikan Fotokopi KTP demi Dapat Gas Melon

Effendi menuturkan detik-detik saat dirinya mengetahui informasi ketersediaan Gas Melon di daerah rumahnya.

"Malam hari, saya mendapatkan info ada ketersediaan gas, saya buru-buru mengambil 2 tabung gas," tuturnya.

Kemudian, warga asal Banten itu mendatangi agen resmi atau pangkalan Gas Melon yang memberikan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Hendak Beri Larang Anak-anak Punya Tiktok dan Media Sosial Lain ! Bill Gates Sebut Batasan Usianya: Tidak Ada Angka Ajaib

"Saya datangi agen resmi, pangkalan, dengan syarat harus memberikan fotokopi KTP," sebut Effendi.

"Kondisi malam hari, sedang hujan. Dari mana saya harus mendapatkan fotokopi KTP. Saya harus cari dulu malam itu. Akhirnya saya dapat fotokopi, bisa dapat gas. Itu syarat yang rumit hanya demi mendapatkan Gas Melon untuk masak," terangnya.

Berani Sampaikan Protes ke Menteri ESDM

Dalam kesempatan yang sama, Effendi menceritakan kronologi dirinya melakukan protes kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Effendi menyebut pada keesokan harinya setelah dirinya dapat Gas Melon dari pangkalan resmi, warga asal Banten itu bertekad menemui Menteri Bahlil.

"Keesokan harinya, saya mendapatkan telepon dari teman. 'Pak Efendi hari ini datang menteri' di Tangerang Kota, saya jawab siap bertemu menteri (Bahlil)," ucapnya.

Kemudian, Effendi mengaku sengaja menarik perhatian warga sekitar untuk memberinya jalan agar dapat mendekat ke sang Menteri ESDM itu.

Halaman:

Tags

Terkini