reginternasional

Siapa Yaqeen Hammad yang Meninggal Dunia ? Influencer Termuda Gaza Palestina itu Tewas Akibat Serangan Israel

Selasa, 27 Mei 2025 | 12:15 WIB
Siapa Yaqeen Hammad yang Meninggal Dunia ? Influencer Termuda Gaza Palestina itu Tewas Akibat Serangan Israel (Kalimantansatu.com/Dok. IG @yaqeen_hmad)

KALIMANTANSATU.COM - Influencer termuda di Gaza Palestina Yaqeen Hammad menjadi salah satu korban jiwa di antara puluhan anak yang dibunuh oleh Israel dalam serangan baru-baru ini.

Pasukan Israel mengintensifkan serangan militer mereka di wilayah Palestina.

Anak muda berusia 11 tahun itu terkenal karena senyum cerah dan upaya sukarelanya.

Yaqeen Hammad tewas pada Jumat (23/5/2025) malam waktu setempat, setelah pasukan Israel menembaki daerah al-Baraka di Deir al-Balah di Gaza utara.

Yaqeen dan kakak laki-lakinya, Mohamed Hammad, mengirimkan makanan, mainan, dan pakaian kepada keluarga-keluarga terlantar, dikutip dari Al Jazeera.

Yaqeen Hammad juga merupakan influencer termuda di Gaza, yang menawarkan kiat-kiat bertahan hidup praktis untuk kehidupan sehari-hari di bawah pemboman.

Seperti saran tentang cara memasak dengan metode improvisasi saat tidak ada gas.

Dalam salah satu unggahan di media sosial, Yaqeen menulis: “Saya berusaha membawa sedikit kebahagiaan bagi anak-anak lain agar mereka bisa melupakan perang.”

Baca Juga: Bongkar Kasus Penyelundupan Gading Gajah Senilai Rp 2,3 M, Bareskrim Polri Sita Pipa Rokok dan Patung Ukiran

Dia memainkan peran aktif dalam kolektif Ouena, sebuah organisasi nirlaba berbasis di Gaza yang didedikasikan untuk bantuan kemanusiaan.

Pekerja Kemanusiaan

Dilansir The Guardian, Yaqeen Hammad sering menemani kakak laki-lakinya, Mohamed, seorang pekerja kemanusiaan, dan bersama-sama mereka mendistribusikan bantuan berupa makanan, mainan, dan pakaian.

Mereka sering mengunjungi kamp-kamp dan tempat penampungan sementara bagi keluarga-keluarga yang mengungsi.

Di setiap tempat yang mereka kunjungi, ia berusaha menyebarkan keceriaan dan kenyamanan kepada anak-anak.

Dia menolak menyerah pada perang, menari, tersenyum dan membagikan es krim dan berdoa bersama anak-anak lain.

Halaman:

Tags

Terkini