KALIMANTANSATU.COM, KARAWANG - Program Revitalisasi Sekolah yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan hasil nyata.
Tidak hanya memperbaiki kualitas sarana belajar bagi siswa, program ini juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Seperti terlihat di SMPN 1 Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Sekolah ini menjadi salah satu penerima manfaat program revitalisasi satuan pendidikan dari Direktorat Jenderal Sekolah Menengah Pertama, Kemendikdasmen, tahun 2025.
Baca Juga: Gencar Revitalisasi Sekolah, Wali Murid Ucap Terima Kasih ke Presiden Prabowo Subianto
Anggarannya mencapai Rp2,7 miliar untuk merehabilitasi enam ruang kelas, dua laboratorium (multimedia dan IPA), serta membangun toilet baru sebanyak 28 pintu, dalam empat tahap pengerjaan.
Selain membuat siswa dan guru bahagia karena ruang kelas kini lebih nyaman, manfaat ekonomi dari program ini juga dirasakan oleh Ajum Junaedi, warga sekitar sekolah.
Pria berusia 43 tahun itu kini mendapat pekerjaan dari proyek renovasi tersebut.
“Alhamdulillah sangat membantu ekonomi saya. Kalau saya nggak kerja di sini, belum ada pekerjaan. Alhamdulillah cukup untuk belanja sehari-hari, kalau nabung belum bisa,” ujar Ajum di sela-sela pekerjaannya, Selasa (21/10/2025).
Ajum menambahkan, proyek revitalisasi sekolah ini tidak hanya memberdayakan dirinya, tetapi juga melibatkan banyak warga sekitar.
“Semua warga sekitar dari sini sampai Desa Telaga Mulya diajak ikut kerja,” katanya.
Menurut Ajum, kondisi SMPN 1 Telagasari sebelumnya memang jauh dari kata layak. Banyak kusen yang keropos, atap rawan ambruk, hingga lantai keramik yang retak. Melalui program revitalisasi ini, ruang-ruang belajar yang rapuh diganti dengan bangunan baru berbahan aluminium yang lebih kuat dan tahan lama.
“Kalau dulu kusennya udah pada hancur. Sekarang diganti aluminium, jadi bagus dan kuat. Yang dari kayu udah pada keropos, atapnya juga dulu udah pada menonjol,” jelasnya.