Ia pun mengatakan pengabdian kepada negara tak boleh diiringi rasa sakit hati.
"Apa iya ya, apa saya otoriter? Perasaan enggak deh. Jadi, bagus koreksi itu, baik tapi di ujungnya. Dan saya punya filosofi dalam pengabdian kepada negara tidak boleh diikuti rasa sakit hati,” katanya.
(*)