KALIMANTANSATU.COM – Peta politik di Jawa Barat kembali menunjukkan dinamika yang menarik. Alun-alun Sumedang menjadi saksi bisu sebuah momentum besar pada Jumat (13/2/2026) malam, saat Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, secara resmi mendeklarasikan diri bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Acara deklarasi yang dihadiri ribuan warga tersebut tidak hanya menjadi ajang penyambutan anggota baru, tetapi juga bertransformasi menjadi panggung konsolidasi kekuatan besar untuk masa depan kepemimpinan nasional.
Sinergi untuk Sumedang yang Lebih Maju
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyambut hangat keputusan Dony Ahmad Munir.
Pria yang akrab disapa Ara ini menekankan bahwa bergabungnya Dony bukan sekadar perpindahan partai, melainkan penyatuan visi untuk membangun daerah secara lebih solid.
"Pak Dony, kita sekarang bergabung. Dulu kita di tempat berbeda, sekarang kita di tempat yang sama. Mari kita bergandeng tangan, kompak, solid, bergerak, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Ara dalam sambutannya yang disambut antusias oleh warga.
Kehadiran Dony di Gerindra dinilai sebagai langkah strategis.
Sebagai tokoh yang memiliki rekam jejak kuat di Sumedang, keputusan Dony—yang juga diikuti oleh 14 tokoh lainnya—dianggap sebagai amunisi baru bagi Gerindra untuk memperluas basis pengabdian di Jawa Barat.
Gema ‘Prabowo Dua Periode’
Salah satu momen paling menarik dalam acara tersebut adalah saat Maruarar Sirait membakar semangat massa dengan yel-yel dukungan untuk Presiden RI, Prabowo Subianto.
Di tengah riuh rendah suara warga, seruan "Prabowo Dua Periode" menggema kuat di jantung kota Sumedang.