Dukungan ini bukan tanpa alasan. Ara menegaskan bahwa komitmen politik ke depan adalah menjaga kesinambungan pembangunan yang telah dirancang oleh Presiden Prabowo.
Ia juga menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif serta kemenangan besar di wilayah Sumedang, Majalengka, dan Subang pada kontestasi politik 2029 mendatang.
"Tentunya di Pilpres 2029, wilayah ini harus menyumbangkan suara yang sangat besar untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan yang berpihak pada rakyat," tambah Ara.
Apresiasi untuk Tokoh Jawa Barat
Selain prosesi deklarasi, acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Maruarar memberikan apresiasi tinggi kepada Kang Dedi, sapaan akrab sang gubernur, sebagai sosok pemimpin yang konsisten dalam isu lingkungan hidup, penegakan hukum, dan keberpihakan pada rakyat kecil.
Sinergi antara tokoh-tokoh kuat seperti Dedi Mulyadi, Maruarar Sirait, dan kini Dony Ahmad Munir di bawah bendera atau payung dukungan yang sama, diprediksi akan memperkuat posisi politik Gerindra di Jawa Barat.
Bagi masyarakat Sumedang, bergabungnya Dony Ahmad Munir ke Gerindra membawa harapan baru akan adanya sinkronisasi yang lebih kuat antara program pemerintah pusat dan kebutuhan daerah. Sebuah langkah politik yang tidak hanya bicara soal kursi, tapi juga soal ikhtiar membangun Sumedang yang lebih baik.
(*)