Nasib Anggaran Rp99 T Jadi Taruhan di Tengah Isu Dapur Fiktif MBG, Serapan ke Daerah Kini Dipantau Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Minggu, 28 September 2025 | 19:30 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa  (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @menkeuri)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @menkeuri)

Baca Juga: Singgung Crazy Rich yang Ogah Patuh Bayar Pajak, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Targetkan Rp60 Triliun dari Kantong Pengemplang Pajak. Ada Jerat Khusus ?

Proyeksi Tahun Depan

Di lain pihak, Dadan optimistis tahun depan program MBG bisa berjalan lebih cepat dengan alokasi Rp335 triliun. Ia menargetkan sejak awal tahun 2026, serapan bisa mencapai Rp1,2 triliun per hari.

“Targetnya kita kejar tahun ini. Kalau Rp82,9 juta penerima manfaat bisa kita selesaikan tahun ini dengan 25.400 SPPG aglomerasi dan 6.000 SPPG terpencil,” katanya.

Dengan proyeksi itu, pemerintah memastikan program MBG tidak hanya menjadi proyek anggaran besar, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi jutaan penerima.

Menjawab Isu Dapur Fiktif

Sorotan publik kian tajam ketika isu dapur fiktif dalam program MBG mencuat ke permukaan.

Secara terpisah, Dadan sempat menegaskan pihaknya sudah melakukan pembersihan data melalui sistem rollback pada portal Mitra.

“Begitu kita tutup ya portal Mitra, kemudian kita sisir seluruh yang dalam proses persiapan ini yang sudah lebih dari 50 hari tidak aktif, ternyata ada 6.018 yang kena rollback,” jelas Dadan di Kantor BGN, Jakarta, pada Senin, 22 September 2025.

Dari jumlah itu, 2.123 SPPG berhasil menunjukkan keseriusan sehingga statusnya dipulihkan. Meski demikian, target nasional tetap dikejar, yakni 25.421 dapur hingga akhir tahun.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X