KALIMANTANSATU.COM, KARAWANG — Petani di Kecamatan Cilembar, Kabupaten Karawang menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Presiden RI Prabowo Subianto karena telah berkunjung ke wilayahnya pada Rabu (7/1/2026).
Mereka menganggap kehadiran Prabowo adalah cerminan bahwa ia sangat peduli dan dekat dengan para petani.
Salah satunya disampaikan oleh Uun Suparma, perwakilan Gabungan Kelompok Tani Desa Kosambibatu.
Sebagai petani lokal, ia merasa bangga bahwa Prabowo berkenan menyempatkan waktu untuk mengunjungi wilayahnya.
“Terima kasih saya kepada Bapak Presiden terutamanya kepada Bapak Menteri yang mana telah mendatangi lokasi wilayah Kecamatan Cilebar ini. Alhamdulillah, saya merasa bangga, saya merasa lega,” kata Uun.
Ia melanjutkan, kehadiran Prabowo di wilayahnya membuktikan bahwa ia begitu memperhatikan kondisi dan kesejahteraan petani.
Menurutnya, sikap kepedulian ini adalah kunci utama untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian sehingga petani-petani di daerahnya bisa berkontribusi lebih besar untuk swasembada pangan Indonesia.
“Intinya, saya dan masyarakat di Kecamatan Cilebar merasa diprioritaskan. Yang penting, kami diperhatikan. Kita banyak-banyak bersyukur dan banyak-banyak terima kasih kepada bapak Presiden, terutamanya dan juga kepada bapak Menteri Pertanian,” tuturnya.
Baca Juga: Produksi Jagung Nasional Tahun 2025 Meningkat, Naik Signifikan Hampir 1 Juta Ton Dibandingkan 2024
Uun menambahkan, kehadiran Prabowo juga menyuntikkan semangat bagi petani di desanya untuk bekerja lebih keras lagi.
Saat ini, Uun mengatakan bahwa produksi padi di Desa Kosambibatu berada di kisaran 8–9 ton per hektare.
Namun, ia yakin produksi padi di desanya bisa mencapai 15 ton per hektare di tahun ini berkat dorongan dan motivasi pemerintah.
“Bahwa kami sebagai petani ingin meningkatkan segala produksi pertanian yang ada di wilayah kami menjadi meningkat, meningkat, dan meningkat lagi untuk menunjang swasembada pangan yang lebih baik lagi kedepannya,” imbuh Uun.
Artikel Terkait
Soal KIOS Rugi dan Pendapatan Menurun Beberapa Tahun Terakhir, Begini Penjelasan Bos Kioson Komersial Indonesia kepada BEI
Potensi Produksi Beras Nasional Meningkat Sepanjang 2025 ! Tembus 34,71 Juta Ton, BPS Beberkan Data Padi Gabah Kering Giling
DKFT Menjadi Penjamin Kredit Rp245 Miliar Mega Buana Resources dari Bank China Construction Bank Indonesia, Ini Penjelasan Bos Central Omega Resources
Melonjak 1.429,76 Persen Sejak IPO ! Harga Saham RLCO Hari Ini Sentuh Rp2.570 per Lembar, Investor Abadi Lestari Indonesia Panen Cuan
Kolaborasi PTPP dan Danantara Bangun Hunian Sementara di Aceh Tamiang, Joko Raharjo : Ruang Transisi Sebelum Pemulihan Jangka Menengah dan Panjang
Sah ! BP BUMN Dapat Pengalihan Saham KRAS dari Danantara Asset Management, Manajemen Krakatau Steel Ungkap Jumlahnya
Bagaimana Nasib Suspensi Saham INAF Sejak 2 Juli 2024 ? Ada Kabar Terbaru, Bos Indofarma Ungkap Upaya Manajemen
Inflasi Indeks Harga Konsumen 2025 Terjaga ! Bank Indonesia Yakin Terkendali pada Tahun 2026 dan 2027
Apakah Menguntungkan Baja ? Begini Respons Bos Krakatau Steel (KRAS) Soal Perlindungan Industri Dalam Negeri yang Dilontarkan Menperin Agus Gumiwang