Pemerintah terus memperkuat beberapa arah kebijakan, antara lain optimalisasi produksi migas domestik untuk menekan defisit neraca migas dan memperkuat penerimaan PNBP, percepatan transisi energi melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sesuai RUKN dan RUPTL, perluasan adopsi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai strategi struktural menurunkan ketergantungan pada minyak, serta diversifikasi sumber pasokan dan jalur logistik energi untuk memperkuat ketahanan terhadap risiko geopolitik.
Ke depan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan terus mengoordinasikan kebijakan energi dan fiskal secara terintegrasi guna menjaga momentum ketahanan tersebut, sekaligus memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha.
(*)
Artikel Terkait
Gara-gara Ulah Oknum Debt Collector di Semarang, OJK Panggil Pindar Indosaku Digital Teknologi dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)
Satgas PASTI Hentikan Operasional Malahayati Nusantara Raya, Ini Penyebabnya !
Pastikan Tak Ada WNI Terlantar, Pemerintah Indonesia Telah Fasilitasi 2.999 Evakuasi dan Repatriasi di Timur Tengah
Jaga Stabilitas Harga Beras ! Pemerintah Salurkan 388,3 Ribu Ton Beras SPHP ke Masyarakat Lewat Perum Bulog
951 Pinjol Ilegal dan 2 Penawaran Investasi Ilegal Dihentikan Satgas PASTI ! Ketahui Modus yang Sering Dilaporkan Masyarakat
Gratis ! Pelaku Industri Kecil Bisa Ajukan Sertifikasi TKDN Self Declare agar Bisa Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Begini Kata Kemenperin
Presiden Prabowo Subianto Dorong Soliditas dan Kebersamaan Antar-Matra saat Taklimat Dansat TNI 2026
Respons Ketidakpastian Global, Sesmenko Susiwijono Moegiarso Tegaskan Pemerintah Indonesia Sudah Siapkan Sejumlah Skenario ! Apa Saja ?
Perkuat Logistik Nasional, Pemerintah Dorong Pembangunan Dry Port KITB ! Dinilai Bisa Tangkap Potensi hingga 300.000 TEUs di Koridor Jawa Tengah
Apa Tugas Satgas P3-MPPE yang Dibentuk Presiden Prabowo Subianto ? Ini Kata Airlangga Hartarto