“Ujian hidup boleh mematahkan satu dahan, tetapi Anda adalah pohon yang harus terus tumbuh dan berbuah bagi anak-anak dan keluarga. Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk bangkit menjadi pengusaha pemula. Mulailah dari rumah, dari skala sederhana, kemudian kembangkan secara konsisten,” pesannya.
“Peluang usaha kuliner di Kalimantan Barat sangat terbuka. Manfaatkan teknologi informasi dan media sosial secara bijak dan produktif untuk pemasaran. Dengan media sosial, produk kita tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu, bahkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Instruksi Sinergi Antarinstansi
Untuk menjamin keberlanjutan program, Krisantus menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kalbar, khususnya Dinas Koperasi dan UMKM, untuk berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.
“Saya meminta perangkat daerah dan instansi terkait untuk menyinergikan Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan dengan program pemberdayaan UMKM di Kalimantan Barat. Jangan sampai pelatihan berhenti setelah kegiatan ini selesai, tetapi harus ada pendampingan hingga peserta mampu menjalankan usaha secara mandiri,” instruksinya.
Adapun bentuk pendampingan lanjutan yang dirancang meliputi:
- Legalitas & Sertifikasi: Fasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.
- Permodalan: Akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
- Pemasaran: Pelibatan dalam pameran UMKM dan pengadaan konsumsi kegiatan pemerintah.
“Serap ilmu dari para instruktur, mulai dari pengolahan, menjaga higienitas, pengemasan, menentukan harga jual, hingga memasarkan produk. Nanti melalui dinas kami, akan kami bantu sinergikan agar usaha yang dirintis dapat terus berkembang,” pungkasnya.
Melalui Program PEKA, penerima manfaat diharapkan mampu menguasai keterampilan baru, membangun usaha mandiri, serta memperkuat perekonomian keluarga secara berkelanjutan.
(Uploader: Panji Narendra M.)
Artikel Terkait
Di Mempawah Kalbar, PTBA Perkuat Ekosistem Hilirisasi Bauksit Melalui Penyediaan Pasokan Energi yang Andal dan Berkelanjutan
Sinergi Jatim-Kalbar: Strategi Khofifah dan Dekranasda Bawa Produk Lokal Naik Kelas, Dorong Kolaborasi UMKM
Misi Dagang Kalbar-Jatim 2026: Dorong Hilirisasi Komoditas dan Buka Peluang Pelaku Usaha, Jalin Kemitraan Strategis
Kisah Celina Olivia Apriani Theo: Siswi SMKN 5 Pontianak Pembawa Baki Sang Merah Putih di Istana Merdeka, Mewakili Kalbar di HUT ke-81 RI
Profil Celine Olivia Apriani Theo: Pembawa Baki Sang Merah Putih HUT ke-81 RI Istana Merdeka, Siswi SMKN 5 Pontianak Tembus Paskibraka Nasional 2026
Omzet Bisnis Stagnan? Ini 5 Tips Bisnis Efektif untuk Akselerasi Penjualan dan Skalabilitas Usaha, Taktis Melipatgandakan Penjualan Tanpa Bakar Uang
Transaksi Tembus Rp1,12 Kuadriliun! Bank Indonesia Rilis Kartu Kredit Indonesia Berbasis QRIS dan Perluas Bebas Biaya MDR 0% Mulai 1 Oktober 2026
Membedah Dampak Negatif Kabut Asap Karhutla Bagi Ekonomi: Bukan Sekadar Masalah Kesehatan, Ini Sektor-Sektor Ekonomi yang Paling Terpukul