ekonomi-bisnis

Di Tengah Polemik Utang Kereta Cepat Whoosh, AHY Sebut Pemerintah Punya Ambisi Perluas Jalur hingga Banyuwangi

Senin, 3 November 2025 | 21:34 WIB
Kereta Cepat Jakarta Bandung atau dikenal dengan sebutan Whoosh (Kalimantansatu.com/Dok. IG @keretacepat_id)

Baca Juga: Selain Dugaan Mark Up di Proyek Whoosh, Pengamat Ekonomi Anthony Budiawan Singgung soal Pemufakatan Jahat saat Pemilihan Kerja Sama dengan China

Rencana tersebut menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam membangun konektivitas antarkota di Pulau Jawa.

Jalur cepat ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas manusia dan barang serta meningkatkan produktivitas ekonomi di wilayah yang dilalui.

APBN Disiapkan Jadi Bagian Solusi

Lebih lanjut, AHY memberikan sinyal bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menjadi bagian dari solusi restrukturisasi keuangan KCJB.

Pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan dana APBN dalam porsi tertentu guna menjaga stabilitas pembiayaan proyek.

“Infrastruktur transportasi termasuk kereta itu juga tentunya negara hadir di situ apakah ikut bernegosiasi (dengan APBN) ada bagian nanti pengembangan konsep ini,” pungkasnya.

Baca Juga: Pengamat Ekonomi Soroti Pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan soal Whoosh Sebagai ‘Barang Busuk’ hingga Upaya Cari Kambing Hitam

Krisis Pembiayaan Jadi Sorotan Publik

Seperti diketahui, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah menjadi sorotan publik karena membengkaknya biaya pembangunan dan beban keuangan yang harus ditanggung konsorsium pelaksana proyek.

Pemerintah kini berupaya mencari formula terbaik agar proyek ini tetap beroperasi optimal tanpa menambah beban keuangan negara secara berlebihan.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini