Rencana tersebut menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam membangun konektivitas antarkota di Pulau Jawa.
Jalur cepat ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas manusia dan barang serta meningkatkan produktivitas ekonomi di wilayah yang dilalui.
APBN Disiapkan Jadi Bagian Solusi
Lebih lanjut, AHY memberikan sinyal bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menjadi bagian dari solusi restrukturisasi keuangan KCJB.
Pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan dana APBN dalam porsi tertentu guna menjaga stabilitas pembiayaan proyek.
“Infrastruktur transportasi termasuk kereta itu juga tentunya negara hadir di situ apakah ikut bernegosiasi (dengan APBN) ada bagian nanti pengembangan konsep ini,” pungkasnya.
Krisis Pembiayaan Jadi Sorotan Publik
Seperti diketahui, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah menjadi sorotan publik karena membengkaknya biaya pembangunan dan beban keuangan yang harus ditanggung konsorsium pelaksana proyek.
Pemerintah kini berupaya mencari formula terbaik agar proyek ini tetap beroperasi optimal tanpa menambah beban keuangan negara secara berlebihan.
(*)
Artikel Terkait
Bagaimana Kelanjutan Nasib Utang Whoosh ? Danantara Ungkap Siap Negosiasi ke China dan Targetkan Kesepakatan Rampung, Begini Respons Menkeu Purbaya
Polemik Utang Whoosh Rp116 T Membayangi Negara, Mahfud MD Pertanyakan Isi Kontrak Indonesia dengan China ! Ini Poin-poinnya
Selain Utang Jumbo Rp116 Triliun, Mahfud MD Soroti Tenaga Kerja di Balik Whoosh yang Tidak Didominasi Orang Indonesia
Sengkarut Proyek Whoosh ! Bayar Utang Ditolak Pakai APBN, Restrukturisasi Jadi Jalan Tengah ? Intip Perbandingan Whoosh vs Land Bridge di Arab Saudi
Isu Dugaan Mark Up Proyek Whoosh Menyeruak ! Mahfud MD Siap Dipanggil KPK tapi Tetap Menolak Buat Laporan Resmi
Ada Dugaan Korupsi Whoosh, Ketua KPK Setyo Budiyanto Ungkap Kabar Terbaru
Kontroversi Whoosh Warisan Jokowi ! Sindiran Keras Menkeu Purbaya soal Proyek yang Disebut Tak Semata Cari Untung, Apa Kata Said Didu ?
Terlilit Utang Rp116 Triliun, Mahfud MD Ingatkan KPK untuk Mulai Selidiki Whoosh, Sebut Pemanggilan Jokowi Sah untuk Dimintai Keterangan
Pengamat Ekonomi Soroti Pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan soal Whoosh Sebagai ‘Barang Busuk’ hingga Upaya Cari Kambing Hitam
Selain Dugaan Mark Up di Proyek Whoosh, Pengamat Ekonomi Anthony Budiawan Singgung soal Pemufakatan Jahat saat Pemilihan Kerja Sama dengan China