2. Hiperhidrosis sekunder
Hiperhidrosis sekunder biasanya menyebabkan seluruh tubuh berkeringat secara berlebihan, bahkan saat sedang tidur.
Hiperhidrosis sekunder biasanya baru muncul setelah usia dewasa.
Baca Juga: Pantangan Makanan yang Harus Dihindari Penderita Cacar Air agar Cepat Sembuh
Penanganan hiperhidrosis tergantung pada penyebabnya.
Jika disebabkan oleh suatu kondisi medis, dokter akan terlebih dahulu mengatasi penyebab tersebut sebelum menangani hiperhidrosis.
Namun, jika penyebab hiperhidrosis tidak diketahui, dokter akan langsung mengatasi keringat berlebih.
Jika perbaikan gaya hidup tidak bisa mengendalikan keluarnya keringat, ada beberapa metode yang umumnya dilakukan dokter, yaitu :
1. Pemberian obat-obatan
Untuk meredakan hiperhidrosis, dokter akan meresepkan obat-obatan.
2. Alat penghambat keringat (iontophoresis)
Iontophoresis dilakukan jika hiperhidrosis terjadi di telapak tangan atau kaki.
Terapi ini dilakukan dengan merendam tangan atau kaki pasien ke dalam air.
Setelah itu, aliran listrik akan disalurkan lewat air untuk menghambat kelenjar keringat.
Artikel Terkait
Gelar GR Itu Apa ? Kamu Wajib Tahu Apa itu Gelar GR, Tujuan PPG dan Kualifikasi PPG Sesuai Permendikbud Nomor 87 Tahun 2013
Apa itu Stunting ? Lagi Gencar Dientaskan Pemerintah Indonesia untuk Menyongsong Generasi Emas 2045, Ini Penyebab Stunting dan Cara Mengukur Stunting
Otoriter itu apa ? Dikenal Sebagai Gaya Kepemimpinan. Ketahui Apa itu Otoriter, Ciri ciri Otoriter, Kelebihan Otoriter dan Kekurangan Otoriter
Apa itu Imaji ? Sahabat, Untuk Mengetahui Imaji itu Apa, Berikut Ini Pengertian Imaji Menurut Pendapat Para Ahli
Apa itu Love Language ? Sahabat, Sudah Tahu Love Language itu Apa dan 5 Jenis Love Language agar Hubungan Langgeng
Apa itu Personal Selling ? Yuk Ketahui Personal Selling itu Apa, Ciri Personal Selling, Tujuan Personal Selling dan Bentuk Personal Selling
Apa itu Separatisme ? Ketahui Motivasi Dibalik Gerakan Separatisme dan Contoh Separatisme yang Pernah Terjadi di Dunia