Proses keluarnya keringat terjadi ketika sistem saraf mendeteksi tingkat suhu tubuh.
Saat suhu tubuh naik, sistem saraf tubuh akan memicu kelenjar keringat mengeluarkan keringat.
Tujuannya adalah agar suhu tubuh menurun.
Sementara hiperhidrosis terjadi akibat kondisi medis tertentu, atau karena sistem saraf tubuh terlalu aktif.
Berdasarkan penyebabnya, hiperhidrosis terbagi 2 (dua), yaitu :
1. Hiperhidrosis primer
Pada hiperhidrosis primer, sistem saraf terlalu aktif dalam merangsang kelenjar keringat.
Akibatnya, kelenjar keringat mengeluarkan keringat meski tidak dipicu oleh aktivitas fisik atau kenaikan suhu tubuh.
Penyebab pasti hiperhidrosis primer belum diketahui.
Namun, ada dugaan kondisi ini diturunkan dari keluarga.
2. Hiperhidrosis sekunder
Hiperhidrosis sekunder terjadi akibat kondisi medis lain, seperti diabetes, obesitas, hipertiroidisme, penyakit asam urat, menopause, dan beberapa jenis kanker.
Selain akibat kondisi medis, hiperhidrosis sekunder juga dapat muncul akibat efek samping obat tertentu.
Artikel Terkait
Gelar GR Itu Apa ? Kamu Wajib Tahu Apa itu Gelar GR, Tujuan PPG dan Kualifikasi PPG Sesuai Permendikbud Nomor 87 Tahun 2013
Apa itu Stunting ? Lagi Gencar Dientaskan Pemerintah Indonesia untuk Menyongsong Generasi Emas 2045, Ini Penyebab Stunting dan Cara Mengukur Stunting
Otoriter itu apa ? Dikenal Sebagai Gaya Kepemimpinan. Ketahui Apa itu Otoriter, Ciri ciri Otoriter, Kelebihan Otoriter dan Kekurangan Otoriter
Apa itu Imaji ? Sahabat, Untuk Mengetahui Imaji itu Apa, Berikut Ini Pengertian Imaji Menurut Pendapat Para Ahli
Apa itu Love Language ? Sahabat, Sudah Tahu Love Language itu Apa dan 5 Jenis Love Language agar Hubungan Langgeng
Apa itu Personal Selling ? Yuk Ketahui Personal Selling itu Apa, Ciri Personal Selling, Tujuan Personal Selling dan Bentuk Personal Selling
Apa itu Separatisme ? Ketahui Motivasi Dibalik Gerakan Separatisme dan Contoh Separatisme yang Pernah Terjadi di Dunia