Kebijakan ini bertujuan meningkatkan likuiditas sekaligus mengurangi dominasi kepemilikan oleh segelintir pihak.
4. Mengumumkan High Shareholding Concentration (HSC)
IDX dan KSEI kini secara rutin mengumumkan High Shareholding Concentration (HSC). Kebijakan yang berlaku sejak 2 April 2026 ini menjadi sinyal peringatan dini bagi investor terhadap potensi risiko.
5. Kewajiban Laporan Ultimate Beneficial Owner (UBO)
Pemegang saham dengan kepemilikan minimal 10% kini wajib melaporkan Ultimate Beneficial Owner (UBO) kepada IDX. Aturan ini mulai diterapkan pada 1 April 2026.
Kebijakan ini dinilai krusial untuk mengungkap pihak yang sebenarnya mengendalikan suatu perusahaan.
Aksi Mempercepat Reformasi Integritas Pasar Modal
Langkah-langkah di atas merupakan bagian dari agenda besar reformasi pasar modal yang tengah dijalankan OJK. Dalam kerangka ini, terdapat delapan rencana aksi yang menjadi fondasi penguatan integritas pasar.
Dari sisi likuiditas, peningkatan batas free float menjadi fokus utama agar perdagangan saham lebih sehat dan kompetitif secara global.
"Untuk memastikan transisi yang lancar, perusahaan tercatat diberikan waktu penyesuaian agar struktur kepemilikan saham sesuai dengan ketentuan baru," tambah Friderica.
Sementara itu, aspek transparansi diperkuat melalui keterbukaan data kepemilikan saham dan pengungkapan UBO yang lebih komprehensif.
Di bidang tata kelola dan penegakan, OJK mendorong demutualisasi bursa, memperketat penegakan hukum terhadap manipulasi pasar, serta meningkatkan kualitas governance perusahaan melalui edukasi dan sertifikasi profesional.
Adapun dari sisi sinergi, Friderica menambahkan, reformasi dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan pemerintah, self-regulatory organization (SRO), dan pelaku industri.
Artikel Terkait
Bank Dunia Apresiasi Hilirisasi Tambang Indonesia, Anggap Ampuh Beri Nilai Tambah bagi Ekonomi
PTPP Teken Kontrak Proyek Pembangunan Jembatan Pulau Laut di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Melalui Skema Joint Operation
Avia Avian Jual Semua Saham PT Multipro Paint Indonesia ke PT Pacific Dwiyasaputra, Bos AVIA Ungkap Alasannya
Harga Saham SMKM Melonjak 37,33 Persen Dalam 4 Hari Terakhir, Memantul Setelah Fase Downtrend ?
Lagi Moncer ! Chandra Asri Group Catatkan Rekor EBITDA Tertinggi di Q1 2026, Intip 6 Faktor Utama Pendorong Kinerjanya
PPRO Hadirkan Sava Padel di Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya untuk Urban Lifestyle, Apa Saja Fasilitasnya ?
Melihat 6 Hasil RUPST Cimory : Cisarua Mountain Dairy Bagikan Dividen Saham CMRY Rp1,59 T Hingga Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Periode 2026-2031
Linknet Raih 5 Juta Home-Passed di Indonesia, Bos LINK Tegaskan Bukan Sekedar Angka dan Ungkap Target Selanjutnya
Yulie Sekuritas Indonesia Rencana Bagi Dividen Saham YULE Rp15,8 Miliar ! Cek Jadwal Ex, Cum dan Recording Date
Sedap Nih ! Sigma Energy Compressindo (Sinerco) Bakal Bagi Dividen Saham SICO 2025, Segini Besarnya Per Lembar