KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - PT Link Net Tbk (Linknet) mengumumkan pencapaian 5 juta home-passed yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Indonesia.
Pencapaian emiten berkode ticker LINK ini mempertegas peran Linknet dalam mendukung pemerataan akses broadband serta mendorong transformasi digital nasional.
Pencapaian tersebut sekaligus merupakan hasil dari konsistensi Linknet dalam menjalankan strategi ekspansi jaringan yang terukur.
Pertumbuhan perusahaan yang merupakan bagian dari Axiata Group itu juga mencerminkan kepercayaan para mitra strategis serta dukungan berbagai pihak terhadap fundamental bisnis Linknet.
Melalui sinergi pembangunan yang berkelanjutan, Linknet memastikan setiap alokasi investasi dan pendanaan yang diterima dapat dikonversikan secara nyata menjadi perluasan jangkauan konektivitas bagi masyarakat.
Direktur Utama PT Link Net Tbk, Kanishka Gayan Wickrama, menegaskan pencapaian 5 juta home-passed ini bukan sekadar angka, melainkan bukti konsistensi kami dalam melakukan ekspansi jaringan di Indonesia.
"Pencapaian ini didorong oleh strategi ekspansi yang agile dan terarah, didukung sinergi mitra untuk memastikan nilai bisnis yang optimal. Keberhasilan ini menegaskan komitmen kami dalam menghadirkan infrastruktur digital yang inklusif di Indonesia, sejalan dengan purpose Linknet, We LINK the nation for better lives," ungkap dia dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
Dalam memastikan efektivitas ekspansi jaringan, lanjut dia, Linknet menerapkan strategi yang selaras dengan permintaan pasar melalui skema Build-to-Suit (B2S) dan model Open Access yang didukung analisis data mitra.
Dengan demikian, setiap ekspansi memiliki tingkat utilisasi dan potensi monetisasi yang jelas sejak awal.
"Hal ini tidak hanya memperluas jangkauan jaringan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis Linknet secara keseluruhan, khususnya dalam peningkatan efisiensi biaya, akselerasi monetisasi melalui kemitraan Open Access, serta penguatan fondasi pertumbuhan jangka panjang, termasuk pengembangan Fixed Mobile Convergence (FMC)," terangnya.
Ke depan, setelah mencapai target 5 juta home-passed, Linknet akan memfokuskan strategi pada optimalisasi utilisasi jaringan, peningkatan monetisasi melalui kemitraan strategis, serta penguatan kapabilitas untuk mendukung pertumbuhan berbasis demand.
"Dengan jaringan yang semakin luas, Linknet optimis dapat terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan serta mendukung masa depan digital Indonesia," pungkasnya.
Artikel Terkait
Potensi Cuan Nih ! Adira Dinamika Multi Finance Bagi Dividen Saham ADMF 2025, Cek Jadwal Pembayaran
Sorotan Bank Dunia ! Danantara Dianggap Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2027
Saham ZINC Kena Suspensi BEI di Seluruh Pasar, Masuk Papan Pemantauan Khusus Lebih dari 1 Tahun
Sinergitas Pemkab Pulau Taliabu dan ICCN untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Ekosistem Kota/Kabupaten Kreatif
Bank Dunia Apresiasi Hilirisasi Tambang Indonesia, Anggap Ampuh Beri Nilai Tambah bagi Ekonomi
PTPP Teken Kontrak Proyek Pembangunan Jembatan Pulau Laut di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Melalui Skema Joint Operation
Harga Saham SMKM Melonjak 37,33 Persen Dalam 4 Hari Terakhir, Memantul Setelah Fase Downtrend ?
Lagi Moncer ! Chandra Asri Group Catatkan Rekor EBITDA Tertinggi di Q1 2026, Intip 6 Faktor Utama Pendorong Kinerjanya
PPRO Hadirkan Sava Padel di Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya untuk Urban Lifestyle, Apa Saja Fasilitasnya ?
Melihat 6 Hasil RUPST Cimory : Cisarua Mountain Dairy Bagikan Dividen Saham CMRY Rp1,59 T Hingga Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Periode 2026-2031