KALIMANTANSATU.COM - PT PP Properti Tbk (PPRO) menghadirkan Sava Padel, sebuah fasilitas olahraga yang dikembangkan oleh salah satu tenant di kawasan Grand Dharmahusada Lagoon (GDL), Surabaya.
Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem lifestyle di dalam kawasan, Sava Padel hadir dengan konsep fasilitas olahraga modern yang menyasar komunitas urban dan generasi muda.
Hingga saat ini, pembangunan lapangan padel ini telah mencapai progres sekitar 75% dan ditargetkan mulai beroperasi pada Kuartal II tahun 2026.
Nantinya, fasilitas ini akan dilengkapi dengan 8 (delapan) lapangan padel berstandar modern dengan ketinggian ruang mencapai 12 meter, serta fasilitas penunjang seperti toilet, ruang ganti, dan kamar mandi yang nyaman, serta area retail.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat melengkapi pengalaman berolahraga sekaligus bersosialisasi bagi penghuni dan masyarakat sekitar.
VP Corporate Secretary, Afrilia Pratiwi, mengatakan, kehadiran tenant seperti Sava Padel merupakan bagian dari strategi PPRO dalam memperkaya aktivitas kawasan dan menjawab kebutuhan gaya hidup aktif dan sehat masyarakat urban saat ini.
Melalui kehadiran fasilitas olahraga yang modern dan berkonsep komunitas, PPRO berkomitmen menciptakan kawasan yang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial dan peningkatan kualitas hidup bagi para penghuninya.
Baca Juga: Harga Saham SMKM Melonjak 37,33 Persen Dalam 4 Hari Terakhir, Memantul Setelah Fase Downtrend ?
“PPRO terus mendorong optimalisasi kawasan melalui pengembangan fasilitas berbasis gaya hidup dan komunitas. Hal tersebut dilakukan guna mendukung kinerja berkelanjutan perusahaan. Hadirnya lapangan padel di kawasan GDL ini diharapkan dapat menjadi crowd puller baru yang memperkuat dinamika kawasan. Hal ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi penghuni, tetapi juga turut meningkatkan potensi investasi jangka panjang,” ujar Afrilia dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
Sebagai salah satu proyek student residence milik PPRO, GDL terletak di lokasi strategis di kawasan pendidikan yang dekat dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (UNAIR), GDL memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas generasi muda dan komunitas urban di Surabaya.
Hal ini semakin memperkuat positioning GDL sebagai kawasan hunian terintegrasi yang tidak hanya menyediakan tempat tinggal, melainkan juga menghadirkan ruang hidup yang dinamis dan bernilai tambah bagi penghuninya.
Saat ini, kawasan GDL telah berkembang menjadi lingkungan yang hidup dengan dukungan area komersial East Market, yang dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner favorit anak muda di Surabaya.
Artikel Terkait
Dinamika Industri Migas Semakin Menantang, Elnusa Komitmen Transformasi Menjadi Low-Cost Operator ! Bos ELSA Beberkan Strateginya
Potensi Cuan Nih ! Adira Dinamika Multi Finance Bagi Dividen Saham ADMF 2025, Cek Jadwal Pembayaran
Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta di era Presiden Prabowo Subianto, Penyelenggara Perjalanan Anggap Bentuk Perhatian Meringankan Para Jemaah
Sorotan Bank Dunia ! Danantara Dianggap Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2027
Saham ZINC Kena Suspensi BEI di Seluruh Pasar, Masuk Papan Pemantauan Khusus Lebih dari 1 Tahun
Sinergitas Pemkab Pulau Taliabu dan ICCN untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Ekosistem Kota/Kabupaten Kreatif
Bank Dunia Apresiasi Hilirisasi Tambang Indonesia, Anggap Ampuh Beri Nilai Tambah bagi Ekonomi
PTPP Teken Kontrak Proyek Pembangunan Jembatan Pulau Laut di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Melalui Skema Joint Operation
Harga Saham SMKM Melonjak 37,33 Persen Dalam 4 Hari Terakhir, Memantul Setelah Fase Downtrend ?
Lagi Moncer ! Chandra Asri Group Catatkan Rekor EBITDA Tertinggi di Q1 2026, Intip 6 Faktor Utama Pendorong Kinerjanya