investasi

Kini, Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) Memasuki Fase Pemulihan Menyeluruh: Momentum Kinerja Kuat di 2025 Jadi Dasar Pertumbuhan Berkelanjutan 2026

Rabu, 17 Desember 2025 | 14:33 WIB
Kabar Saham Hari Ini : Kini, Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) Memasuki Fase Pemulihan Menyeluruh: Momentum Kinerja Kuat di 2025 Jadi Dasar Pertumbuhan Berkelanjutan 2026 (Kalimantansatu.com/Dok. Intikeramik Alamasri Industri)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - 10 Desember 2025 — PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) membeberkan hasil kinerja tahun berjalan dan arah strategis perusahaan pada Public Expose 2025 bertema “The Path to Recovery – Building a Sustainable Future.”

Tahun 2025 merupakan fase pemulihan.

Perseroan melakukan restrukturisasi manajemen dan perbaikan operasional, sistem, sumber daya, infrastruktur, tata kelola perusahaan, serta fundamental keuangan perusahaan.

Dengan adanya indikator kinerja yang telah menunjukkan tren penguatan signifikan, IKAI kini optimis untuk masuk ke fase selanjutnya yaitu fase optimalisasi.

Baca Juga: Harga Saham IKAI di Bawah Rp50 dan Masuk Pemantauan BEI, Apa Penyebabnya ? Manajemen Intikeramik Alamasri Industri Ungkap Upaya agar Kembali Normal

Pemulihan Kinerja Keuangan: Q4 2025 Menjadi Titik Balik

Pada akhir tahun 2025, IKAI mencatat sejumlah indikator positif yang merupakan fondasi kuat menuju 2026.

Adanya respon positif terhadap upaya Perseroan di fase pemulihan, EBITDA bertumbuh positif sebesar 16,83% berdasarkan perbandingan Q-on-Q data 2025.

IKAI mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan di Q4 2025 (+71% YoY Q-to-Q) dan Gross Profit FY 2025 mencapai Rp71,87 miliar.

Fase pemulihan ini mendorong dilakukannya major maintenance di sektor manufaktur dan langkah-langkah efisiensi serta optimalisasi lainnya yang menekan biaya, energi, dan perawatan.

Pemulihan ini juga ditopang oleh upaya-upaya perbaikan di sektor hotel.

Tingginya tingkat permintaan pasar di kedua sektor ini membantu keberhasilan fase pemulihan Perusahaan.

Baca Juga: Sah ! Siloam Hospitals Kebun Jeruk Menjadi Pusat Bedah Robotik dan Minimal Invasif Pertama di Indonesia, Menuju Pengembangan Teknologi Medis di ASEAN

Komisaris Independen IKAI, Bernardus Djonoputro, optimis bahwa kinerja Q4 adalah baseline dari kinerja 2026, khususnya dalam pencapaian positive book dan pemulihan profitabilitas.

Halaman:

Tags

Terkini