KALIMANTANSATU.COM - Apakah kamu sudah tahu tentang apa itu Belt Hold saat trading saham ? Ternyata, pola ini bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan saat menggunakan analisa teknikal saham.
Pola Belt Hold adalah suatu pola candlestick tunggal yang mengisyaratkan reversal atau perubahan tren. Pola ini terbilang mudah ditemukan, tetapi diperlukan trik khusus untuk memanfaatkannya dengan tepat dalam trading saham maupun efek lainnya.
Pola Belt Hold saham sepintas terlihat mirip dengan Marubozu, tetapi memiliki ekor (shadow). Sesuai namanya, formasi Belt Hold menyerupai sebuah gesper ikat pinggang.
Perlu diketahui, ada dua jenis pola Belt Hold.
Diantaranya, Bearish Belt Hold dan Bullish Belt Hold.
Apa itu Bearish Belt Hold Saham Trading ?
Dilansir Ajaib Sekuritas, Bearish Belt Hold adalah sinyal jual. Formasinya memiliki body lilin gemuk seperti Black Marubozu dan ekor bawah (lower shadow) yang berukuran kecil, tetapi tidak memiliki ekor atas (upper shadow).
Lihat contoh ilustrasinya pada lilin berwarna merah di bawah ini :
Lilin Bearish Belt Hold memiliki harga tertinggi (high) yang setara dengan harga pembukaannya (opening).
Body lilin yang gemuk terbentuk dari selisih antara harga pembukaan dan penutupan yang cukup banyak, menandakan minat jual meningkat dengan pesat.
Sementara itu, bagian ekor bawah yang tipis menandakan perlawanan para buyer yang sia-sia.
Baca Juga: 4 Cara Menentukan Support Saham Sebelum Membeli ! Investor dan Trader Bisa Coba Pakai Metode Ini