BTN juga akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan dengan menyesuaikan proses pembelian dengan perkembangan pembangunan proyek untuk memastikan perlindungan konsumen.
Sementara itu, pembahasan mengenai pembiayaan konstruksi kepada KAI Properti masih berlangsung.
Nixon menuturkan bahwa model apartemen TOD Manggarai ini diposisikan sebagai pilot project hunian vertikal terjangkau yang siap direplikasi di berbagai simpul stasiun kereta, LRT, hingga MRT se-Jabodetabek.
“Di Jabodetabek stasiun itu banyak sekali. Kita akan mulai dari daerah-daerah stasiun kereta karena lebih mudah. Setelah itu mungkin kita akan bicara kawasan LRT dan MRT,” ujarnya.
Menurutnya, hunian vertikal yang terintegrasi dengan transportasi publik juga semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan, termasuk generasi muda yang mengutamakan kemudahan mobilitas dan kedekatan dengan pusat aktivitas.
“Di Jakarta dan kota besar, mencari landed house sudah sulit dan terlalu mahal. Jadi kita harus realistis, seperti kota-kota lain di dunia, Jakarta pasti ke atas. Anak muda sekarang juga suka, yang penting di tengah kota dan sarana transportasinya dekat,” kata Nixon.
Baca Juga: Info Dividen Interim Saham YUPI 2026: Cek Rincian Nominal, Jadwal Lengkap dan Syaratnya
Dua Skema Opsi Pembiayaan dan Dukungan Pemerintah
Guna menjangkau spektrum pasar yang lebih luas, BTN membagi dua jalur pembiayaan, yaitu:
- Skema FLPP (Subsidi): Diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang memenuhi kriteria kualifikasi pemerintah.
- Skema KPR Non-Subsidi: Menjangkau segmen masyarakat umum dengan penawaran uang muka (down payment) mulai 5% serta suku bunga promosi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan BTN dalam penyaluran KPR FLPP.
“Untuk FLPP juara satu, saya nggak ada lawan BTN. Saya mohon Pak Nixon kita bangun lagi di tempat lain, supaya aset-aset kereta api bisa segera dibangunkan,” ujar Ara.
Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menekankan pentingnya pengawasan agar distribusi unit dilakukan secara adil dan terbebas dari aksi spekulan tanah/properti.
Hashim menilai pembangunan Hunian Manggarai menjadi langkah konkret dalam menghadirkan hunian layak dan terjangkau di pusat kota.
“Kita harus adil, satu pelanggan, satu peminat, satu apartemen,” kata Hashim.
Spesifikasi dan Fasilitas Proyek Hunian Manggarai
Artikel Terkait
4 Fakta Terkini Kebakaran Besar di Pasar Sungai Duri Bengkayang Kalbar: 48 Ruko Dilaporkan Habis Dilalap si Jago Merah, Bagaimana Kronologinya ?
Jelang Rencana Demo 27 Agustus, Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Terprovokasi Isu Seruan Aksi Demonstrasi di Jakarta
Kabut Asap Terparah di Banjarbaru Kalsel: Dampak Karhutla Bikin Jarak Pandang Sangat Terbatas, Jarak Pandang Hanya 5-10 Meter
Kisah Heroik Rudiansyah, Remaja Kalteng yang Viral Bantu Padamkan Karhutla, Kini Diapresiasi Menhut Raja Juli Antoni
Mentan Amran Dorong Generasi Muda Jadi Pengusaha Tani Berpenghasilan Mapan, Beri Apresiasi Alumni Untad yang Sukses Kelola Lahan Pertanian 300 Hektare
IEU CEPA Jadi Game Changer Ekonomi Indonesia-Uni Eropa, Ditargetkan Tanda Tangan Oktober 2026, Bebaskan Tarif 90,4%
Akselerasi Peremajaan Sawit Rakyat sebagai Strategi Transformasi Kebun Rakyat, Menko Airlangga Hartarto Genjot Produktivitas Industri Sawit Nasional
Bayar Separuh, Lari Penuh! Amankan Tiket Serpong Warrior Challenge Run 2026 Lewat BRImo, Saatnya Sportmania Tampil Lebih Menantang
Info Dividen Interim Saham YUPI 2026: Cek Rincian Nominal, Jadwal Lengkap dan Syaratnya
Tekanan Likuiditas: ADHI Berpotensi Tunda Pembayaran Bunga Obligasi Rp60,8 Miliar yang Jatuh Tempo 24 Agustus 2026! Ini Penjelasan PT Adhi Karya Tbk