Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan detail teknis pengembangan proyek sebagai berikut:
- Luas Lahan & Bangunan: Dibangun di atas lahan 2,2 hektare yang mencakup 8 tower setinggi 24 lantai.
- Pembagian Blok: Blok G terdiri atas 3 tower (1.276 unit) dan Blok F terdiri atas 5 tower (2.508 unit).
- Variasi Tipe Unit: Menyediakan pilihan tipe Studio (28 m²) hingga Tipe 3 Kamar Tidur (52 m²), dilengkapi 150 unit komersial/retail pendukung.
- Target Konstruksi: Seluruh fase pembangunan ditargetkan rampung dalam durasi 18 bulan.
Bobby mengatakan, pembangunan tersebut diarahkan untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau di tengah kota, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi kualifikasi pemerintah.
Tata kelola proyek juga akan dijaga agar hunian tersebut dapat dinikmati masyarakat yang menjadi sasaran program.
(Prabu Warah)
Artikel Terkait
4 Fakta Terkini Kebakaran Besar di Pasar Sungai Duri Bengkayang Kalbar: 48 Ruko Dilaporkan Habis Dilalap si Jago Merah, Bagaimana Kronologinya ?
Jelang Rencana Demo 27 Agustus, Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Terprovokasi Isu Seruan Aksi Demonstrasi di Jakarta
Kabut Asap Terparah di Banjarbaru Kalsel: Dampak Karhutla Bikin Jarak Pandang Sangat Terbatas, Jarak Pandang Hanya 5-10 Meter
Kisah Heroik Rudiansyah, Remaja Kalteng yang Viral Bantu Padamkan Karhutla, Kini Diapresiasi Menhut Raja Juli Antoni
Mentan Amran Dorong Generasi Muda Jadi Pengusaha Tani Berpenghasilan Mapan, Beri Apresiasi Alumni Untad yang Sukses Kelola Lahan Pertanian 300 Hektare
IEU CEPA Jadi Game Changer Ekonomi Indonesia-Uni Eropa, Ditargetkan Tanda Tangan Oktober 2026, Bebaskan Tarif 90,4%
Akselerasi Peremajaan Sawit Rakyat sebagai Strategi Transformasi Kebun Rakyat, Menko Airlangga Hartarto Genjot Produktivitas Industri Sawit Nasional
Bayar Separuh, Lari Penuh! Amankan Tiket Serpong Warrior Challenge Run 2026 Lewat BRImo, Saatnya Sportmania Tampil Lebih Menantang
Info Dividen Interim Saham YUPI 2026: Cek Rincian Nominal, Jadwal Lengkap dan Syaratnya
Tekanan Likuiditas: ADHI Berpotensi Tunda Pembayaran Bunga Obligasi Rp60,8 Miliar yang Jatuh Tempo 24 Agustus 2026! Ini Penjelasan PT Adhi Karya Tbk